24 Warga Positif Corona Usai Acara Nikah, Perumahan di Bekasi Micro Lockdown

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 17:28 WIB
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render
Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Kebijakan micro-lockdown diterapkan di semua RT di Perumahan Vila Mutiara Gading, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Pasalnya, ada 24 warga yang terkonfirmasi positif Corona seusai acara pernikahan di perumahan tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan kebijakan itu diambil sejak Senin (7/6). Hendra menyebut puluhan warga terjangkit virus Corona ini berasal dari adanya klaster pernikahan.

"Ini berasal dari acara keluarga atau resepsi pernikahan, ya," kata Hendra dalam keterangannya, Selasa (8/6/2021).

Menurut Hendra, awalnya pihaknya menemukan empat orang yang positif virus Corona setelah menghadiri acara resepsi pernikahan pada awal Juni. Dari empat orang tersebut, pihaknya kemudian melakukan tracing kepada 120 warga lainnya.

"Dari empat orang itu, kita lakukan tracing dan kita swab lagi sebanyak 120 orang dan ditemukan sekitar 20 orang lagi (positif Corona)," ujar Hendra.

Setelah ada temuan puluhan warga positif tersebut, petugas kemudian menerapkan kebijakan micro-lockdown di lokasi. Kebijakan itu mulai diterapkan pada Senin (7/6) malam.

"Sudah kita kumpulkan seluruh RT, tidak hanya RT 3 RW, 18 tapi semua RT di Perumahan Vila Gading Mutiara kita kumpulkan untuk melaksanakan micro-lockdown," ujarnya.

Tiap kegiatan yang menghadirkan kerumunan orang lebih dari lima orang akan dilarang petugas yang berjaga di lokasi.

"Kita lakukan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat, kegiatan agama, kegiatan budaya, kegiatan seni, dan kegiatan yang menyebabkan adanya kerumunan lebih dari lima orang. Kemudian kita lakukan one gate system di mana pintu masuk hanya satu untuk dua kompleks ini," terang Hendra.

Sebanyak 24 warga yang positif Corona ini pun telah dievakuasi. Sebanyak 23 orang diisolasi di Hotel Ibis di Cikarang, sedangkan satu orang lainnya diisolasi di Rumah Sakit Ananda.

"Untuk tahap pertama micro-lockdown akan kita laksanakan empat hari dulu. Setelah empat hari, kita lakukan swab ulang lagi. Apabila nanti aman tidak ada yang berkembang kasus positif mungkin micro-lockdown akan kita longgarkan," pungkas Hendra.

Lihat juga Video: Resepsi Nikah di Samarinda Tuai Sorotan, Ibu-ibu Joget Langgar Prokes

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/maa)