Corona di Kudus dan Bangkalan Melonjak, Menkes Kirim Tambahan Vaksin

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:10 WIB
Jakarta -

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan melakukan segala upaya untuk meredam penularan virus Corona di Kabupaten Kudus dan di Kabupaten Bangkalan. Pemerintah akan mengirimkan 50 ribu vaksin masing-masing ke Kudus dan ke Bangkalan.

"Untuk vaksinasi, khusus daerah Kudus kita sudah drop 50 ribu vaksin untuk daerah Kudus supaya bisa segera disuntikan, di Bangkalan kita akan drop segera 50 ribu supaya bisa mengurangi resiko penularan," ujar Budi Gunadi, dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube Setpres, Senin (7/6/2021).

Budi Gunadi menyebut di Kudus sudah ada 300-an lebih tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 dan sudah divaksin. Kondisi tenaga kesehatan tersebut kini dalam keadaan baik.

"Semua alhamdulillah sampai sekarang kondisi mereka masih baik, termasuk 1 orang dokter spesialis yang usianya 70 tahun yang juga terpapar alhamdulillah kondisinya juga baik," ujarya.

Adapun upaya pemerintah untuk mengurangi penularan di Kudus dan Bangkalan, pertama melakukan rujukan dari rumah sakit Kudus ke Semarang dan dari rumah sakit Bangkalan ke Surabaya. Sebab terjadi peningkatan kebutuhan rawat inap di rumah sakit di Bangkalan dan Kudus dalam 1,5 minggu terakhir. Serta bekerjasama dengan IDI dan PPNI untuk mengisi kekurangan tenaga kesehatan di daerah tersebut yang tenaga kesehatannya terpapar.

"Khusus di Kudus yang sebelumnya rumah sakitnya hanya terisi 40an kemudian dalam 1,5 minggu terakhir naik cukup tinggi naik sekitar 350an. Demikian juga di Bangkalan yang tadinya tempat tidur isolasinya terisi pasien sekitar 10an sekarang juga dalam 1,5 minggu naik ke angka 70-80an. Kenaikan yang tinggi ini karena ada kasus secara spesifik di klaster ini
karena Kudus itu daerah ziarah sementara di Madura banyak pekerja migran yang pulang dari negara tetangga," ujarnya.

Selanjutnya upaya kedua mengimbau agar kepala daerah mengetatkan penggunaan protokol kesehatan di kedua daerah dengan meminta warganya menerapkan pemakaian masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Pihaknya juga akan menggencarkan pemberian vaksin kepada masyarakat.

Selain itu meminta pemerintah daerah untuk menyediakan tempat isolasi bagi warga yang terpapar. Serta meningkatkan testing, tracing dan treatment agar penularan dapat dicegah.

"Kita mengurai tekanan di RS dengan rujukan dan melengkapi tenaga kesehatan, kedua minta tolong protokol kesehatan di terapkan dengan baik, tracing, treatment, isolasi mandiri dan isolasi swadaya, dan terakhir vaksinasi sudah kirimkan," ujarnya.

(yld/imk)