Jaksa Tangkap Tersangka Kasus Bank Syariah di Sidoarjo

ADVERTISEMENT

Jaksa Tangkap Tersangka Kasus Bank Syariah di Sidoarjo

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 16:41 WIB
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap seorang tersangka kasus pemberian fasilitas pembiayaan sebuah bank syariah cabang di Sidoarjo kepada debitur PT Hasta Mulya Putra. Tersangka Direktur PT Hasta Mulya Putra pada 2013, ERO itu ditangkap karena diduga akan melarikan diri.

"Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menangkap ERO yang merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Korupsi pemberian fasilitas pembiayaan PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo kepada debitur PT. Hasta Mulya Putra di Solo, Jawa Tengah," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Rabu (8/6/2021).

ERO sejatinya dipanggil sebagai tersangka oleh penyidik Kejagung pada Senin (7/6) kemarin, tetapi tidak hadir tanpa alasan. Oleh karena itu, tim jaksa penyidik melakukan pemantauan di beberapa lokasi termasuk rumah tersangka.

Jaksa Tangkap Tersangka Kasus Bank Syariah di SidoarjoJaksa menangkap tersangka kasus bank syariah di Sidoarjo. (Dok. Kejagung)

Kemudian pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 WIB penyidik mendatangi rumah tersangka ERO. Namun tersangka ERO tidak ada di rumahnya di Jalan Tarumanegara Utama No. 65, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Selanjutnya, pada pukul 05.00 WIB, tim jaksa penyidik melakukan pemantauan di sekitar Kota Solo karena diduga tersangka ERO berusaha melarikan diri. Saat memantau di sekitar Jalan Slamet Riyadi, tim jaksa penyidik menemukan mobil tersangka berada di Hotel Aston Solo, oleh karenanya tim jaksa penyidik berjaga di sekitar lokasi hingga kemudian tim jaksa penyidik berhasil menangkap tersangka ERO pada saat hendak meninggalkan hotel (check out) pukul 06.00 WIB.

Setelah ditangkap, tersangka ERO dibawa ke Kejaksaan Negeri Surakarta untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan diinterogasi mengenai alasan ketidakhadirannya dalam pemeriksaan. Kemudian tersangka ERO dititip di Rumah Tahanan Kepolisian Resor (Polres) Surakarta.

"Selanjutnya tim jaksa penyidik akan segera memberkaskan perkara tersebut untuk diserahkan kepada jaksa penuntut umum," ujar Leonard.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan 2 tersangka kasus pemberian fasilitas pembiayaan sebuah bank syariah cabang di Sidoarjo kepada debitur PT Hasta Mulya Putra. Kedua tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung selama 20 hari ke depan.

Kasipenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan kedua tersangka itu awalnya diperiksa terlebih dulu oleh penyidik Kejagung sebelum ditahan. Hari ini penyidik mengagendakan pemanggilan terhadap 3 tersangka, namun hanya 2 tersangka yang memenuhi panggilan dan ditahan, yaitu FAR dan PZR.

Berikut ini 3 tersangka dalam kasus ini:
1. FAR selaku karyawan swasta PT Mega Hidro Energi Surabaya dan Pelaksana Marketing Support/Sales Assistant PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo tahun 2010-2014,
2. PZR selaku Manager Operasional PT Mega Hidro Energi Surabaya dan Kepala Cabang PT Mandiri Kantor Cabang Sidoarjo tahun 2007-2013.
3. Direktur PT Hasta Mulya Putra pada tahun 2013, ERO

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT