SBY Akan Datang, Warga Ambon Diminta Naikkan Merah Putih
Kamis, 16 Mar 2006 10:03 WIB
Ambon - Bukan hanya menjelang 17 Agustusan bendera merah putih dikibarkan warga. Namun menjelang kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kota Ambon dan Kabupaten Buru, pun warga diinstruksikan segera memasang bendera Merah Putih di setiap depan rumah. "Kami diminta pasang Merah Putih mulai esok (Jumat-red) pagi," ujar Emelia (29) warga Jl. AY. Patty Ambon kepada detikcom, Kamis (16/3/2006). SBY bertandang ke Ambon Jumat besok.Hal yang sama dituturkan Abdullah Lisaholet, warga Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon. "Memang sejak kemarin kami sudah diminta pemda untuk naikkan bendera mulai esok pagi," kata Abdullah.Instruksi pemasangan bendera Merah Putih ini rupanya ditujukan kepada semua warga yang berada di lintasan jalur jalan yang akan dilalui Presiden. "Kami memang meminta warga untuk naikkan Merah Putih. Bukan itu saja, jika ada bendera hias juga dipasang agar Kota Ambon nampak cantik," ujar salah satu staf Bagian Umum Pemda Maluku.Pantauan detikcom di pusat Kota Ambon, sepanjang Jl AY Patty dan AM Sangadji dan Sultan Hairun, sedang dibersihkan dan ditata rapi. "Kalau Presiden datang baru bikin bagus kota. Tapi kalau tidak datang, lihat kota Ambon .. persis tempat sampah," cetus salah satu penjual koran eceran di Jl AY Patty. DiseterilkanSementara itu, beberapa tempat mulai disterilkan. Sebut saja ruang VIP Bandar Udara Internasional Pattimura, kantor Gubernur Maluku di Jl Pattimura, Lapangan Merdeka. Bahkan setiap seratus meter, telah dipasang pos keamanan. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sejak Rabu kemarin mulai mensterilkan kantor Gubernur Maluku dengan menggunakan alat detektor bom dan benda-benda yang mengandung logam.Di lain sisi, jarak dengan radius 200 meter akan disterilkan dari warga mulai hari ini. "Jarak 200 meter tidak bisa lagi dilalui warga. Sudah disterilkan," ujar salah satu anggota Polsekta.
(jon/)











































