Bobby Jelaskan soal Batas Usia 60 Tahun Penerima Dana Pelayan Warga

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 16:08 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution
Walkot Medan Bobby Nasution (Dok. Pemkot Medan)
Medan -

Wali Kota Medan Bobby Nasution membuat batasan bagi penerima dana jasa pelayanan kepada warga pelayan masyarakat. Bobby menjelaskan soal alasan batas usia 60 tahun bagi para penerima dana tersebut.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 17/2021 tentang Pemberian Dana Jasa Pelayanan Kepada Warga Pelayan Masyarakat. Batas usia tersebut tertera di poin ke-38 dalam Perwal.

Usia minimal bagi penerima dana adalah 18 tahun dan maksimal 60 tahun. Para penerima dana jasa pelayanan itu antara lain bilal mayat, penggali kubur, pengurus rumah ibadah, imam masjid, guru magrib mengaji, guru sekolah minggu, guru sekolah Hindu, guru sekolah Buddha, dan guru sekolah Kong Hu Chu.

Bobby kemudian memberi penjelasan soal batas usia tersebut. Dia menegaskan batas usia tersebut bukan ditujukan kepada lansia penerima bantuan.

"Bukan," ucap Bobby di Kantor Wali Kota Medan, Senin (7/6/2021).

Dia kemudian menjelaskan pertimbangan membuat batasan usia bagi penerima dana tersebut. Dia mengatakan tak mungkin orang berusia di atas 60 tahun bekerja sebagai penggali kubur untuk mendapat tambahan dana.

"Itu bilang katanya Pemko Medan tidak memberikan bantuan kepada di atas 60 tahun. Bukan seperti itu, itu perwal-nya bagaimana hari ini penggali kubur. Itu masak yang gali kubur di atas 60 tahun, kan itu. Ini bagaimana efektivitas dari beberapa program yang ada di Pemko Kota Medan ini bisa berjalan. Magrib mengaji, itu tidak 60 tahun lagi, itu sebenarnya Perwal-nya dan itu kita hanya perpanjang Perwal dari yang sudah ada," ucap Bobby.

(haf/haf)