Round-Up

Kerumunan di Lantai Dansa DJ Caspar Jakarta Berujung Segel dan Denda

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 08:10 WIB
Caspar Jakarta ditutup sementara dan didenda imbas kerumunan
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Beredar viral di media sosial (medsos) menampilkan kerumunan orang di Caspar Jakarta yang merupakan salah satu restoran dan bar di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Kini restoran dan bar itu telah disegel dan didenda Rp 50 juta.

Awalnya viral video yang menampilkan kerumunan orang tampak tengah berpesta dengan entakan musik yang dibawakan seorang disk jockey atau DJ.

Video itu tersebar pula di aplikasi perpesanan WhatsApp Group (WAG). Dari video yang beredar itu, terlihat orang-orang berkerumun tanpa mengenakan masker serta tidak menerapkan jaga jarak di masa pandemi COVID-19.

Mereka tampak berjoget dengan diiringi musik dari DJ. Terlihat pula seorang rapper yang tengah beraksi.

Perihal ini Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin tengah mengeceknya. Belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi.

"Saya masih mengumpulkan informasi dulu ya," ucap Arifin, Minggu (6/6/2021).

Secara terpisah, Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan akan menerjunkan anggotanya ke lokasi yang diduga menjadi tempat berkerumunnya orang-orang itu. Bilamana nantinya ditemukan adanya pelanggaran, Bernard mengaku tidak akan segan melakukan penindakan sesuai aturan mengenai protokol kesehatan (prokes).

"Sudah saya suruh anggota cek ke lapangan dan akan kita tindak. Nanti kita tunggu dulu hasil pengecekan di lapangan seperti apa. Kalau kafe diperbolehkan (beroperasi) tapi waktunya dibatasi. Kalau (bar itu ternyata) melanggar akan kita sanksi segel 3x24 jam atau denda (administratif)," ucap Bernard.

Imbas Kerumunan DJ, Caspar Jakarta Disegel dan Didenda Rp 50 Juta


Caspar Jakarta disegel dan didenda Satgas COVID-19 lantaran membuat kerumunan di masa pandemi virus Corona. Restoran dan bar di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, itu pun ditutup selama 3 hari.

"Sudah kita segel (selama 3 hari)," ujar Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).

Bernard lalu memberikan gambar yang menunjukkan restoran dan bar itu telah dipasangi stiker penyegelan per hari ini pukul 11.58 WIB. Terlihat, stiker ini ditempel di sebuah pintu kaca dan bertulisan 'Ditutup Sementara 3x24 jam'.

"Jadi itu bar and bar sesuai SK Pariwisata sudah diperbolehkan (beroperasi). Dan kesalahannya (bar itu) tidak jaga jarak dan (menerapkan maksimal kapasitas) 50 persen. Kita denda juga (baru tersebut)," tambah Bernard.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan secara terpisah juga membenarkan restoran dan bar itu disegel selama 3 hari. Singgih menambahkan restoran dan bar itu juga didenda Rp 50 juta.

"Kami satgas kecamatan dipimpin Pak Camat, menindaklanjuti terkait, dengan Satpol PP juga, masalah pelanggaran prokesnya. Makanya tadi disegel selama 3 hari dan didenda Rp 50 juta," kata Kompol Singgih, saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).

Dia menjelaskan restoran dan bar itu mengadakan acara hingga mengundang kerumunan dengan membuat konser DJ, Jumat (4/6). DJ yang didatangkan restoran dan bar ini, lanjutnya, berasal dari Bali.

"Betul, dia ada mengundang DJ. Dari Bali dia, jadi DJ ini ada di Bali. Sebelum dia (DJ ini) pulang, dia ke Jakarta, ada acara itu terus Sabtu-nya pulang. Kejadiannya Jumat malam memang tidak tahu kami (ada konser DJ tersebut) karena dia privat, tertutup ya kafenya," katanya.

Namun terkait alasan restoran dan bar itu mengadakan kegiatan konser hingga mengundang kerumunan, Singgih mengatakan masih dalam pemeriksaan.

"Nanti aparat kepolisian nanti pemeriksaan kafenya, bagaimana kemarin kejadian itu, terkait viral kejadian itu. Tapi langkah awalnya sudah dilakukan satgas COVID penyegelan selama 3 hari dan denda langsung. Iya (pemeriksaan) terkait protokol kesehatan yang dijalankan kafe tersebut. Apakah ada izinnya atau apa, kita periksa semua. Apakah kemarin ajukan izin terkait kegiatannya, semua kita tanya (dan) lihat," jelas Kompol Singgih.

Simak juga 'Hindari Kerumunan, Ganjil Genap di DKI Masih Tak Berlaku!':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/imk)