PDIP Sentil DKI Malah Urus Road Bike Saat Klaster Corona Muncul Lagi

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 06:48 WIB
anggota Fraksi PDIP DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak
Foto: Anggota Fraksi PDIP DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak (dok.probadi)
Jakarta -

Sebanyak 22 warga RT 11 RW 9 Kayu Putih, Jakarta Timur dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani swab tes. PDIP DKI Jakarta singgung keseriusan Pemprov DKI urus jalur road bike dibanding tangani COVID-19.

"Pengawasan harus ditingkatkan dengan serius, bukan bikin jalur road bike yang serius," anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).

Dia meminta Pemprov DKI tidak kehilangan fokus dalam menangani pandemi COVID-19 di Jakarta. Terlebih menurutnya saat ini jumlah kasus di Jakarta masih tinggi.

"Sebaiknya Pemprov jangan kehilangan fokus dalam suasana pandemi sekarang ini," kata Gilbert.

"DKI adalah episentrum, dampaknya juga nasional. DKI masih paling tinggi," sambungnya.

Kelurahan setempat diketahui memberlakukan micro-lockdown selama 14 hari ke depan. Menurut Gilbert hal ini merupakan kebijakan yang perlu didukung.

"Saya kira itu kebijakan yang harus didukung, dan jadi menimbulkan persoalan karena timbul di beberapa tempat. Artinya ini sebelumnya ada kumpul-kumpul atau kerumunan tanpa masker," tuturnya.

Diketahui, 22 warga di Kayu Putih, Jaktim dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani swab tes. Kelurahan setempat lantas memberlakukan micro-lockdown.

"Jadi tracing 98 orang, positif 22, jumlah negatif 76 orang," kata Lurah Kayu Putih Artika Ristiana saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).

Artika menerangkan kasus ini bermula dari temuan seorang warga positif COVID-19 setelah menyambangi Taman Pintar. Sebagai informasi, taman ini berlokasi di lingkungan RT 11.

Setelah melakukan penelusuran kontak, pihaknya mendapati puluhan warga positif COVID-19. Jadi, dia menduga penularan berasal dari klaster keluarga.

"Terus kita tracing ternyata dapatlah warga-ini kita tracing. Awalnya saya kira klaster gereja, tapi ternyata masuknya klaster warga ya, klaster permukiman," jelasnya.

Dari 22 warga yang terpapar virus Corona, 15 orang dirawat di RSDC Wisma Atlet, 3 orang di RS rujukan, dan 4 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Simak juga 'Kasus Positif Corona RI Tambah 6.594, DKI Jakarta Tertinggi Lagi!':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/imk)