Masih Adakah Optimisme Pemberantasan Korupsi di KPK?

Edward F. Kusuma / Khairunnisa A. Kinanti - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 16:07 WIB
Jakarta -

Kasatgas Penyelidik KPK Iguh Sipurba dan Kasatgas Pembelajaran KPK Hotman Tambunan meyakini Indonesia akan bebas dari korupsi. Walaupun kini keduanya sudah terdepak dari KPK.

Lewat KPK, sudah 16 tahun Iguh dan Hotman menjadi penjaga Indonesia dari korupsi dari tangan tidak terlihat dan kekuatan besar. Mereka masih meyakini mimpi korupsi, kolusi, dan nepotisme hilang dari Indonesia.

"KPK merupakan yang dikatakan sebagai buah dari reformasi. Salah satu buah dari reformasi yang menurut saya kiprahnya terlihat jelas prestasinya dan langkah-langkahnya itu kelihatan. Meskipun kita langkahnya kecil ya, gedungnya pun kecil, orangnya sedikit, tapi dengan sedikitnya ini mungkin ini bisa mendorong menjadi pendongkrak dalam proses pemberantasan korupsi," ujar Kasatgas Penyelidik Iguh Sipurba dalam program Sosok di detikcom.

Iguh mengatakan mimpi Indonesia bebas korupsi akan selalu ada, selama ada yang memeliharanya. Terlebih ada banyak negara yang layak dicontoh karena bisa bebas dari belenggu korupsi.

"Artinya itu bukan suatu angan-angan bahwa kondisi itu bisa kok diwujudkan," tuturnya.

Iguh menitip pesan mereka yang lolos ASN di KPK bukan berarti tidak lebih baik dalam pemberantasan korupsi. Integritas dan idealisme mereka tidak perlu diragukan.

"Ini saya tidak ragu bahwa mereka integritasnya teruji dan kompetennya juga cukup. Yang penting sekarang ada yang menggerakkan. Artinya, teman-teman ini yang kemarin dilantik tentu bergerak akan sesuai dengan instruksi atau perintah dari yang memiliki kewenangan di institusi ini," paparnya.


"Jadi jangan misalnya kita buat lembaga ini hanya sebagai formalitas saja. Tapi harus ada kontribusi berdampak kepada kepentingan publik," kata Hotman.Sementara Kasatgas Pembelajaran Internal KPK Hotman Tambunan mengatakan KPK adalah role model dari tugas-tugas administrasi. Sejatinya, baik lembaga maupun pejabat publik tugasnya melayani dan berdampak ke masyarakat.

Hotman mengatakan pegawai KPK adalah pejuang nilai-nilai integritas hingga transparansi. Mereka punya kepedulian yang tinggi untuk kemajuan negara dalam sistem pembangunan.

"Jadi KPK itu harapan sebenarnya. Harapan publik untuk mencapai Indonesia Maju. Kalau efeknya KPK ini sudah mulai meluas, Indonesia Maju itu bukan hal yang mustahil. KPK ada untuk menciptakan pemimpin yang baik. Dengan pemimpin yang baik, dia akan bekerja untuk kepentingan publik mencapai Indonesia Maju. Saya optimis, kalau tidak optimis mencapai Indonesia Maju, mungkin teman-teman yang 75 pegawai ini sudah cepat-cepat keluar dari KPK," tutupnya.

(edo/gah)