PGRI: Pembelajaran Jarak Jauh Turunkan Hasil Belajar Siswa

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 13:36 WIB
Sistem pembelajaran jarak jauh secara daring di masa pandemi ini menjadi masalah bagi sejumlah siswa. Mulai dari tidak adanya paket data hingga sulitnya sinyal internet.
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh lewat internet. (Foto: dok. Antara Foto)
Jakarta -

Wakil Sekjen PB PGRI Jejen Musfah mengatakan berdasarkan riset yang dilakukan Kemendikbudristek, pembelajaran jarak jauh (PJJ) membuat hasil belajar siswa menurun. Salah satu penyebabnya belum meratanya jaringan internet di belasan ribu daerah.

"Riset Kemendikbud menyatakan PJJ itu mengakibatkan penurunan hasil belajar siswa, ini nasional risetnya. Kenapa? Sangat pantas, karena masih ada 12.548 daerah yang blank spot internet. PJJ itu gimana kalau nggak ada internet, anak-anak naik ke gunung, naik ke pohon, dan lain-lain mencari titik yang ada itunya," kata Jejen dalam diskusi virtual bertajuk 'Tatap Muka demi Siswa', Sabtu, (5/6/2921).

Selain kendala jaringan internet, Jejen mengatakan, kendala selanjutnya adalah soal literasi digital. Menurutnya, tidak semua guru memiliki kemampuan menyampaikan materi pembelajaran secara digital.

"Belum lagi soal kapasitas dan literasi digital guru, mungkin internet ada, tapi guru mungkin tidak semua punya kapasitas menyampaikan pengetahuan dengan cara PJJ," ujarnya.

Selanjutnya, PGRI mendukung pembelajaran tatap muka dimulai lagi dengan aturan ketat:

Selanjutnya
Halaman
1 2