detikcom Do Your Magic

Pemprov DKI Segera Perbaiki Aspal di Busway Halte Kuningan Timur

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 18:19 WIB
Jalan bus atau busway di Halte Kuningan Timur arah Monas rusak.
Foto: Wilda/detikcom
Jakarta -

Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyebut akan segera memperbaiki jalur bus khusus atau busway di Halte Kuningan Timur, Jl Rasuna Said, arah Monas yang rusak dan berlubang. Dinas Bina Marga akan menindaklanjuti aduan masyarakat tersebut dalam waktu dekat.

"Ya segera ditindak lanjut," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Jumat (4/6/2021).

Sebelumnya, penumpang TransJakarta merasa tidak nyaman saat melewati jalan rusak di pemberhentian Halte Kuningan Timur itu. Penumpang kerap kali berpegangan kuat pada pegangan tangan bus agar tak jatuh saat sudah masuk ke jalan yang berlubang itu.

"Ya kurang nyaman ya, karena kan TransJakarta juga nggak semuanya duduk, kita ada yang berdiri juga, kalau saat jalannya rusak itu pegangannya agak kurang kuat, jadi bisa menimbulkan orang mungkin yang nggak kuat pegangan jatuh atau gimana," kata penumpang TransJakarta, Rahel (21), kepada wartawan di Halte Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Jumat (4/6).

Rahel meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI lebih memperhatikan jalan rusak yang ada di pemberhentian Halte Kuningan Timur ini. Jika tidak segera diperbaiki, kata Rahel, dia ragu para penumpang ini bisa nyaman saat berada di transportasi umum, terutama TransJakarta.

"Sarannya sih diperbaiki ya apalagi banyak bukan cuman di sini doang, yang arah ke UKI juga banyak, ada beberapa jalan yang rusak, sebaiknya sih pemerintah lebih aware sama jalan, harus lebih memperhatikan, karena kan apalagi yang rusak di pinggir bagaimana kita nyaman pakai kendaraan umum," ujarnya.

Ditemui selanjutnya, Dandi (57) mengaku sering kali melewati jalan rusak ini saat berada di dalam bus TransJakarta. Sama dengan Rahel, Dandi pun merasa tak nyaman saat bus melewati jalan yang juga bergelombang itu.

"Pernah, kurang nyaman ya, kurang banget, goyang-goyang, harus pegangan kuat di dalam TransJakarta," tuturnya.