Kejari Tangsel: Kerugian Negara Kasus Manipulasi Dana Hibah KONI 2019 Rp 1,1 M

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 15:31 WIB
Suasana Penggeledahan Kantor KONI Tangsel
Suasana penggeledahan kantor KONI Tangsel (Foto: dok. Kejari Tangsel)
Tangerang Selatan -

Bendahara Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial SHR ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan memanipulasi dana hibah KONI Tangsel 2019. Kejari Tangsel menyebut negara merugi Rp 1,1 miliar akibat kasus ini.

"Kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.122.000.000 sekian, Rp 1,1 miliar lebih perhitungan kerugian negara," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel Aliansyah kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Aliansyah menduga SHR memanipulasi data seputar dana hibah KONI 2019. Dia juga mengatakan pihaknya sudah menyita sejumlah dokumen berkaitan dengan kasus ini.

"Ya sementara mengenai pertanggungjawabannya. Pertanggungjawabannya ini diduga manipulatif. Barang buktinya tentu dokumen-dokumen pertanggungjawaban, tentu pertanggungjawaban kegiatan yang menggunakan dana hibah," kata Aliansyah.

Untuk diketahui, SHR hari ini ditetapkan tersangka oleh Kejari Tangsel. SHR juga langsung ditahan oleh kejaksaan di Rutan Serang selama 20 hari ke depan.

Atas kasus ini, SHR diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tonton juga Video: Terbongkar! Juliari Sewa Pesawat Pakai Dana Hibah Kemensos

[Gambas:Video 20detik]




(zap/zap)