Raju Diminta Minum Racun, Eman Disuruh Ngaku Kencing Darah

Raju Diminta Minum Racun, Eman Disuruh Ngaku Kencing Darah

- detikNews
Rabu, 15 Mar 2006 17:02 WIB
Jakarta - Ini masih kisah lanjutan Muhammad Azwar (Raju) dan Armansyah (Eman). Keluarga kedua bocah itu kendati sudah berdamai sering menerima teror. Keluarga Raju bahkan disuruh minum racun. Sementara Eman dipaksa mengaku kencing darah. Duh!!!Teror tersebut disampaikan pengacara keluarga Raju dan Eman, Jhonatan Panggabean, kepada detikcom, Rabu (15/3/2006). Jhonatan awalnya menjadi kuasa hukum Raju untuk mengurus persidangan. Namun setelah hakim yang diketuai Tiurmaida Pardede memvonis Raju agar dibina keluarga, Jhonatan juga mendapat kuasa untuk menjadi pengacara keluarga Eman. Jhonatan menduga ada pihak-pihak yang ingin kasus Raju diredam dan tidak perlu lagi diekspos. Pihak-pihak inilah yang dinilai mempunyai kepentingan meneror dua keluarga yang telah bersahabat kembali. "Pihak ini mungkin yang meneror dengan mengirim surat ancaman," kata Jhonatan. Keluarga Raju setidaknya telah menerima dua surat ancaman setelah kasus bocah itu divonis. Surat pertama antara lain berbunyi, keluarga ini Islam PKI. Surat teror kedua berbunyi, kamu minum racun saja. Sementara keluarga Eman diteror agar membuat pernyataan tentang penderitaan yang tidak pernah dialami bocah itu. "Misalnya ada yang menyuruh Eman mengaku kencing darah, muntah darah dan tidak mendapat pengobatan dari keluarga Raju," cerita Jhonatan. Jhonatan menyesalkan teror-teror yang ingin memperkeruh suasana saja. Dituturkan pengacara itu, dua kliennya ini sebenarnya telah berdamai dan bersahabat. Raju dan Eman juga sudah kembali bermain bersama-sama. "Sebenarnya kita semua mau damai. Tidak ada antara anak-anak saling dendam. Tapi ini semua bukan dipaksakan, itu mengalir sendiri dari kedua keluarga," cetus Jhonatan. (iy/)


Berita Terkait