Diminta Akui Demokrat Kubu AHY, Jhoni Allen: Masih Ada Proses Hukum

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 20:53 WIB
Sekjen Partai Demokrat versi KLB  Jhonny Allen memberikan keterangan pers terkait urgensi KLB Sibolangit di Jakarta, Kamis (11/3/2021). Dalam keterangannya Jhonny mengatakan pengurus versi KLB akan melaporkan AHY ke kepolisian atas dugaan pemalsuan mukadimah AD/ART partai. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Jhoni Allen (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Sementara itu secara terpisah, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyebut sidang mediasi itu berlangsung baik. Terkait keberatan Jhoni Allen soal AHY tidak hadir, Riefky menyebut AHY telah memberikan kuasanya kepada dia.

"Mediasi buktinya berlangsung baik dan hangat dan kita juga sudah sampaikan surat kuasa Pak AHY kepada saya, karena kami berdua adalah penggugat nya. Penggugat nya dua," katanya.

Sementara itu ia menyebut AHY tidak bisa hadir di sidang mediasi itu karena AHY sedang melaksanakan tugas di luar kota.

"Kuasa pak AHY dalam Perma itu dikatakan bahwa salah satu alasan untuk tidak hadir dalam mediasi adalah apabila ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan terkait dengan profesinya. Kami saat ini bisa di cek secara digital bahwa ketum kami sedang melakukan safari di Jabar," ungkapnya.

"Dan Ketum sudah berikan kuasa penuh kepada Sekjen kepada saya untuk melakukan mediasi membicarakan dan ambil keputusan terhadap mediasi tersebut. Jadi sebetulnya tidak ada alasan karena semua kewenangan bukan sebagai Sekjen, tapi sebagai penerima kuasa yang juga penggugat itu menerima kuasa untuk melakukan dan mengambil keputusan dalam mediasi," imbuhnya.

Ia berharap dapat terjadi perdamaian antara kedua pihak. Namun ia meminta agar mediasi berjalan lancar kubu KLB Deli Serdang mau mengakui keputusan Kemenkumham yang menolak pengesahan kepengurusan KLB Deli Serdang.

"Kita berharap, kita berdoa mudah-mudahan ada jalan tengah, tapi tidak bisa mendahului karena kita juga harus menunggu respon tertulis dari pihak tergugat," sambungnya.

Selanjutnya sidang diagendakan pada 10 Juni dengan agenda jawaban dari pihak tergugat.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya hadir dalam sidang mediasi antara DPP Partai Demokrat dan kubu KLB Deli Serdang Sumatera Utara. Riefky meminta kubu KLB Deli Serdang mengakui Demokrat yang sah sesuai putusan Menkumham.

"Saya sampaikan di awal bahwa salah satu syarat untuk mediasi adalah kita harus menghormati putusan pemerintah, putusan negara, yaitu DPP Partai Demokrat yang diakui oleh negara," kata Riefky saat break sidang mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021).


(yld/lir)