Tolak TDL, DPRD Jateng Ancam Kerahkan Massa
Rabu, 15 Mar 2006 16:06 WIB
Semarang - Kenaikan TDL tampaknya seperti hantu yang begitu menakutkan. Buktinya, DPRD Jateng berniat akan mengerahkan massa jika TDL jadi dinaikkan dalam waktu dekat.Ancaman pengerahan massa itu diungkapkan Ketua FPP Masruhan Syamsurie ketika menemui puluhan aktivis KAMMI di kantornya, Jl. Pahlawan Semarang, Rabu (15/3/2006). Ketika itu, dia diminta menyatakan sikap DPRD Jateng secara keseluruhan soal kenaikan TDL."Sejak awal semua fraksi di DPRD Jateng sudah sepakat menolak kenaikan TDL. Karena itu, kalau sampai pemerintah jadi menaikkan TDL maka kami akan bergabung dan mengerahkan massa," katanya.Masruhan menyebutkan, surat penolakan kenaikan TDL sudah diserahkan ke gubernur. Dia berharap Pemprov Jateng mau menyampaikan aspirasi itu ke pemerintah pusat. Namun hingga kini, ia belum tahu kelanjutan surat itu.Lelaki yang juga anggota Komisi E DPRD Jateng ini menyatakan rencana kenaikan TDL sudah jadi bahasan sejak lama. Setelah mengkalkulasi secara ekonomi dan banyaknya pengaduan dari berbagai kelompok masyarakat, maka DPRD berani menolak rencana kenaikan TDL.Mendengar pernyataan tersebut, puluhan aktivis KAMMI kontan bergembira. Mereka meneriakkan yel-yel 'hidup rakyat' berkali-kali dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan khas mahasiswa. Selain diisi orasi dan pernyataan sikap anggota DPRD, demo itu sempat diisi dengan dialog.Para pendemo memulai unjuk rasa di Bundaran Air Mancur dan melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Jateng. Meski jumlah peserta tidak banyak, demo itu cukup menyita perhatian pegawai karena pada saat yang bersamaan di depan Kantor Gubernur ada acara.Pendemo menuntut pemerintah membatalkan rencana kenaikan TDL karena kebijakan itu dinilai kian memberatkan rakyat. Dalam pernyataan sikapnya, mereka menyebut pemerintah sudah berulang kali menjadikan rakyat sebagai objek penderita saja.
(nrl/)











































