Bejat! Paman di Minahasa Sulut Ikat Kaki-Tangan Ponakan lalu Perkosa

Trisno Mais - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 18:23 WIB
Poster
Foto ilustrasi pemerkosaan. (Edi Wahyono/detikcom)
Minahasa -

Bocah 15 tahun di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), dua kali diperkosa oleh paman sendiri. Kejadian pertama pada Desember 2019. Bocah tersebut disekap di rumah pelaku, tangan dan kakinya diikat kemudian diperkosa.

Pemerkosaan pertama berawal dari pelaku yang mengelabui korban. Pelaku mengaku kepada korban diminta menjemput untuk dibawa ke rumahnya.

"Dia (pelaku) chat pakai akun Facebook istrinya. Dia mengatakan istrinya menyuruh untuk menjemput. Padahal sampai di rumah, istri dan anak-anaknya tidak ada di rumah," kata pengacara korban, Firman, saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (2/6/2021).

Korban mengaku sempat meminum kopi yang diberikan pelaku. Namun tak lama kemudian korban pingsan.

"Setelah sadar, korban diperlihatkan foto-fotonya tanpa busana oleh pelaku. Korban diancam dan mengancam akan membagikan di sosial media jika saya memberitahukan kejadian tersebut kepada orang lain," ungkap Firman.

Kejadian kedua pada Januari 2021. Pelaku, dengan modus menjaga anak-anaknya, mengajak korban ke rumahnya.

"Ketika (korban) mau berteriak, langsung ikat tangan, kaki dan mulut," ucap Firman.

Korban awalnya tidak berani melaporkan perbuatan bejat pamannya ke siapa-siapa. Korban mengaku diancam foto-fotonya tanpa busana disebarkan.

Namun akhirnya korban menceritakan kelakuan bejat pamannya. Sang adik lalu memberitahukan kejadiannya tersebut ke ibu korban.

Leboh lanjut, kasus pemerkosaan ini dilaporkan keluarga korban ke Polda Sulut pada 24 April 2021. Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast mengatakan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Iya benar ada laporan terkait dugaan kasus tersebut. Saat ini masih proses sidik (tahap penyidikan). Untuk tersangka telah dilakukan penahanan," terang Abraham.

(zak/idh)