Penghuni Panti Jompo di Riau Adukan Pengurus atas Dugaan Jual Bantuan

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 15:24 WIB
Penghuni panti jompo di Riau adukan pengurus panti karena menduga banyak bantuan masyarakat malah dijual
Penghuni panti jompo di Riau adukan pengurus panti atas dugaan jual bantuan (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Puluhan penghuni Panti Jompo Khusnul Khotimah di Pekanbaru, Riau, protes terkait pelayanan. Para penghuni panti jompo itu menduga ada bantuan dari masyarakat banyak yang dijual pengurus panti.

Seorang penghuni panti jompo, Nurmayar, menyebut ada banyak perubahan sejak 2 bulan terakhir. Terutama terkait bantuan yang diduga kerap dijual oleh pengurus dari Unit Pelayanan Terpadu Panti Jompo Khusnul Khotimah Pekanbaru.

"Kami mau tanya, biasa ada bantuan, biasa ada susu dan beras. Tetapi sekarang tidak ada lagi. Ada juga bantuan orang, dijuallah sama mereka (pegawai)," kata Nurmayar di kantor Dinas Sosial Riau, Kamis (3/6/2021).

Menurut Nurmayar, bantuan masyarakat itu biasa diserahkan kepada penghuni di panti jompo. Namun belakangan, bantuan sudah tidak pernah diterima para penghuni yang tinggal di panti jompo milik pemerintah itu.

"Ada beras dijual, kami tidak dikasih. Biasa kalau ada bantuan dijual, kami juga dapat bagian. Ada bantuan baju bagus-bagus itu diambil sama pegawai, sisa dikasih sama kita," ujar wanita berusia 71 tahun tersebut.

Tidak hanya soal bantuan, para penghuni mengaku kerap mendapat ancaman saat protes. Mereka diancam dikeluarkan dari panti dengan kata-kata kasar.

"Kalau tanya kita diancam, dibilang 'keluar saja dari panti'. Itu diancam-ancam pakai kata-kata kasar, kami orang tua diancam. Ini baru pertama kali sejak 9 tahun saya tinggal di panti," katanya.