7 Pria di Bali Keroyok Driver Ojol Gegara Tersinggung Dilihati

Sui Suadnyana - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 16:06 WIB
Tiga orang pengeroyok ojol di Kuta Bali ditangkap. Empat orang pelaku lain masih dikejar (dok Istimewa)
Tiga orang pengeroyok ojol di Kuta Bali ditangkap. Empat orang pelaku lain masih dikejar. (dok Istimewa)
Badung -

Sebanyak tujuh orang di Bali mengeroyok pengemudi ojek online (ojol) karena merasa tersinggung. Para pelaku marah dan emosi hingga mengeroyok korban karena tersinggung.

"(Motif mereka mengeroyok akibat) tersinggung karena dilihatin," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Made Putra Yudhistira dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (2/5/2021).

Tiga dari tujuh pelaku pengeroyokan tersebut, yakni I Gede Bagus Ekananda Aribayu Putra, I Wayan Putra Pertama dan I Nyoman Adi Wiranata, berhasil dibekuk.

Yudhistira mengatakan pengeroyokan pengemudi ojol ini terjadi di depan Rumah Makan Ayam Goreng Nelongso, tepatnya di Dewi Sri, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/6/2021) sekitar pukul 20.30 Wita. Korbannya, yakni Ach Syafi'e, kelahiran Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Pada saat itu, sekitar pukul 20.20 Wita, pengemudi ojol sedang menunggu orderan di depan Rumah Makan Ayam Goreng Nelongso. Berselang beberapa menit, tiba-tiba datang sekitar tujuh orang langsung menyerang. Ada yang mencekik, memukul, dan menendang hingga pengemudi ojol terjatuh.

Pengemudi ojol berusaha melarikan diri lari ke Rumah Makan A Steak Factory untuk menyelamatkan diri. Berselang beberapa menit datang karyawan rumah makan tersebut untuk memberi tahu bahwa pelaku sudah pergi.

Pengemudi ojol kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polsek Kuta. Polisi menerima laporan tersebut dengan nomor LP-B/ 35 /V/2021/Bali/Resta Dps/Sek Kuta, tanggal 2 Juni 2021.

Berdasarkan laporan tersebut, tim opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta langsung mengecek, mencari saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari informasi tentang keberadaan pelaku. Para pelaku akhirnya dapat diamankan di Jalan Dewi Sri dan langsung dibawa ke Polsek Kuta.

"Hasil interogasi, pelaku I Gede Bagus Ekananda Aribayu Putra mengakui telah menendang korban sebanyak satu kali mengenai punggung korban. Pelaku I Wayan Putra Pertama mengakui telah menendang korban sebanyak tiga kali dan memukul sebanyak dua kali. Pelaku I Nyoman Adi Wiranata mengakui telah mencekik leher korban dari belakang sebanyak dua kali," kata Yudhistira.

Sementara itu, empat pelaku lainnya hingga kini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kuta. Ketiga pelaku yang ditangkap diganjar dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

(jbr/idh)