Terus Didemo, Thaksin Singgung Kemungkinan Mundur
Rabu, 15 Mar 2006 13:24 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Thailand Shinawatra terus didemo rakyatnya untuk mengundurkan diri. Menghadapi gencarnya seruan mundur itu, Thaksin akan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengundurkan diri. Namun sifatnya cuma sementara saja guna meredakan krisis politik yang melanda negeri Asia Tenggara itu. Hal itu disampaikan Thaksin kepada para wartawan di Kota Buriram, Thailand timur laut dalam rangka kampanye menjelang pemilihan umum 2 April mendatang."Saya terbuka untuk mempertimbangkan semua solusi," ujar PM Thaksin ketika ditanya apakah dirinya akan mempertimbangkan untuk mundur sementara waktu.Namun diimbuhkan Thaksin, dirinya belum punya rencana untuk segera meletakkan jabatan PM yang dipegangnya. Demikian seperti diberitakan AFP, Rabu (15/3/2006)."Saya masih harus memutuskan apa yang akan dilakukan. Saya akan membuat keputusan terbaik pada waktunya nanti," tegas pemimpin negeri Gajah Putih itu. Penegasan ini diutarakan Thaksin setelah sekitar 70 ribu pendemo melakukan aksi protes di kantor Thaksin. Aksi-aksi protes yang diramaikan oleh puluhan ribu warga kerap terjadi di Thailand belakangan ini. Massa mendesak Thaksin untuk mundur akibat tuduhan korupsi.Sebelumnya telah beredar proposal dari para pemimpin akademis dan bisnis yang mengusulkan Thaksin untuk mundur selama beberapa waktu. Tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi reformasi politik yang diupayakan kubu oposisi.
(ita/)











































