Round-Up

Seruan Firli Bahuri Ajak ASN KPK Perang Badar Entaskan Korupsi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 20:35 WIB
Jakarta -

Ketua KPK Firli Bahuri menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia melakukan 'perang Badar' melawan korupsi. Firli meminta seluruh masyarakat semangat melawan korupsi.

"Dengan menjadi manusia yang adil dan beradab, insyaallah sila ketiga Persatuan Indonesia akan menjadi kekuatan segenap bangsa Indonesia dalam 'perang Badar' melawan korupsi," kata Firli saat memimpin proses pelantikan pegawainya menjadi ASN di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/6/2021).

Menurut Firli, kejahatan korupsi akan berdampak pada tujuan negara. Dengan itu, Firli menyebut pemberantasan korupsi adalah semangat dari KPK.

"Kejahatan kemanusiaan yang dampak destruktifnya bukan sekadar merugikan keuangan negara semata, namun lebih dari itu, menghancurkan dan menggagalkan terwujudnya tujuan negara dan masa depan bangsa. Itulah semangat KPK dalam memberantas korupsi dalam mewujudkan tujuan negara," ujarnya.

"Agar efektif dan terukur, cepat, dan efisien, perang melawan korupsi seyogianya harus dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan sebagaimana esensi dari sila keempat Pancasila," tambahnya.

Firli mengatakan tujuan perang bersama melawan korupsi adalah mewujudkan sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial. Dia berharap, jika semua masyarakat bersatu dan bersama KPK, korupsi bisa hilang di Indonesia.

"Perang bersama melawan korupsi yang mengakar di negeri ini tentunya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti yang termaktub dalam sila kelima Pancasila, di mana impian dan harapan ini dapat menjadi keniscayaan tatkala korupsi benar-benar sirna dari Bumi Pertiwi NKRI," katanya.

"Jelas dan sungguh lugas makna, esensi, serta teladan yang dapat kita peroleh dari lima butir Pancasila yang menjadi satu kesatuan utuh serta saling mengikat sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara," kata Firli saat menyampaikan pidato di acara pelantikan yang ditayangkan di YouTube KPK, Selasa (1/6/2021).

Selanjutnya Firli sebut koruptor pengkhianat Pancasila >>>