Ma'ruf Amin: Pancasila Hadir Menjadi Titik Temu, Kalimatun Sawa

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 12:51 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila. Ma'ruf Amin mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila. Jaga terus semangat persatuan dan kesatuan bangsa," ucap Ma'ruf melalui akun Instagram resminya, Selasa (1/6/2021).

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa Pancasila merupakan titik temu. Pancasila juga menyatukan perbedaan berbagai macam suku bangsa.

"Pancasila hadir untuk menjadi titik temu, kalimatun sawa, dari segala perbedaan berbagai macam suku bangsa, agama, dan kepercayaan di Indonesia," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual dari Istana Bogor. Jokowi meminta semua pihak waspada terkait rivalitas antarideologi.

"Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi. Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai semua lini kehidupan masyarakat, dengan berbagai cara dan berbagai strategi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan ideologi transnasional radikal kini cenderung semakin mudah menyebar ke seluruh kalangan. Menurut Jokowi, penyebaran ideologi transnasional ini bisa melampaui standar normal.

"Ketika konektivitas 5G melanda dunia, interaksi dunia juga akan semakin mudah dan cepat. Kemudahan ini bisa digunakan ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini," tutur Jokowi.

Tonton video 'Jokowi Was-was Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal di Era 5G':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/gbr)