Round-Up

Makin Keras Perlawanan Novel dkk Saat Polemik TWK Memanas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 08:41 WIB
Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK yang dinonaktifkan laporkan anggota Dewas KPK Prof Indriyanto Seno Adji (ISA). Dia dilaporkan karena diduga melanggar etik.
Novel Baswedan dkk (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Perlawanan Novel Baswedan dkk semakin keras di tengah polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai alih status pegawai KPK memanas. Teranyar, harapan agar Ketua KPK Firli Bahuri tak jadi 'pengecut' saat dipanggil Komnas HAM menggema.

Adalah Ketua Wadah Pegawai (WP) Yudi Purnomo yang menyatakan agar Firli berani memenuhi panggilan Komnas HAM. Komnas HAM memang telah menyatakan akan memanggil Ketua KPK terkait laporan soal TWK.

"Kemarin Komnas HAM juga sudah menyatakan akan memanggil Ketua KPK ya. Kami harap Ketua KPK berani untuk datang memenuhi panggilan Komnas HAM," kata Yudi di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021).

Pemanggilan pimpinan KPK, termasuk Firli, disebut bakal dilakukan dalam waktu dekat. Pemanggilan untuk pemeriksaan Firli dkk terkait polemik TWK ini dilakukan setelah Komnas HAM memeriksa pelapor, yakni pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK.

Komnas HAM sudah memeriksa beberapa kepala satuan tugas (kasatgas) penyidikan KPK terkait polemik TWK ini. Yang menjadi menarik, para kasatgas diperiksa perihal keterkaitan antara perkara korupsi besar yang sedang ditangani KPK dan TWK.

"Sebelumnya juga pada hari Jumat (28/5) sudah dilaksanakan pemeriksaan terhadap para kasatgas penyidikan terkait dengan klaster perkara besar yang mereka tangani, sehingga kami dijadikan 75 tidak memenuhi syarat," ungkap Yudi.

WP KPK pun telah menerima jadwal pemeriksaan para pegawai yang tak lulus TWK. Yudi memastikan para pegawai tersebut akan memenuhi panggilan Komnas HAM.

"Akan ada beberapa hari pemeriksaan oleh Komnas HAM, dan kami pun sudah mendapat jadwalnya dan siap semua yang nama-namanya ada dalam daftar pemeriksaan Komnas HAM untuk hadir," jelas Yudi.

Lantas siapa kasatgas penyidikan KPK yang telah diperiksa Komnas HAM? Salah satunya adalah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Perwakilan saja, karena kan ini kan masih proses penyelidikan ya. Untuk sementara belum semua satgas yang diperiksa, yang tidak memenuhi syarat baru Bang Novel dan beberapa kasatgas," terang Yudi.

Simak juga video 'Dewas Proses Dugaan Pimpinan KPK Langgar Kode Etik Terkait TWK':

[Gambas:Video 20detik]



Baca pernyataan Novel di halaman berikutnya.