MAKI Tuding Firli dkk Tak Pancasilais Gegara Tetap Lantik Pegawai Hari Ini

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 08:22 WIB
Boyamin Saiman
Boyamin Saiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK tetap akan melantik pegawai yang telah lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi ASN hari ini. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai pelantikan yang dilakukan pada peringatan Hari Lahir Pancasila itu dinilai tak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

"Nah, kalau masih nekat ngotot dilantik, berarti ada agenda-agenda tersembunyi dari pimpinan KPK. Apalagi dengan (alasan) hanya sederhana sekali, pelantikan dilaksanakan tanggal 1 Juni biar Pancasilais," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Senin (31/5/2021).

Menurut Boyamin, alasan pelantikan pegawai KPK dilaksanakan pada 1 Juni agar Pancasilais tak tepat. Dia menilai pelantikan itu melanggar ketentuan karena TWK ini masih dalam proses pemeriksaan di Komnas HAM dan Ombudsman.

"Sekarang pertanyaan saya, kalau kemudian ini Pancasilais tapi kemudian melanggar hukum, apa itu namanya Pancasilais? Melanggar ketentuan, apa itu Pancasilais? Sedang dilaporkan ke Komnas HAM, melanggar HAM atau Pancasilais? Dilaporkan ke Ombudsman, dianggap maladministrasi, belum ada putusan kemudian dipaksakan dilantik, berarti kemudian malah itu melanggar aturan, bisa juga ini tidak Pancasilais malahan," jelas Boyamin.

"Jadi, menurut saya, saya minta itu ditunda dan kemudian tidak ada pelantikan, dan juga ada ketegasan untuk mengembalikan 75 orang yang dianggap tidak lulus TWK," lanjutnya.

Simak video 'Kendaraan Taktis Disiagakan di KPK Jelang Pelantikan Pegawai Jadi ASN':

[Gambas:Video 20detik]