Buntut Heboh Tes COVID, Petugas Antigen Bandara Palembang Dinonaktifkan

Prima Syahbana - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 16:22 WIB
Viral calon penumpang mengamuk gegara dinyatakan positif berdasarkan hasil tes antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang (Screenshot video viral)
Foto: Viral calon penumpang mengamuk gegara dinyatakan positif berdasarkan hasil tes antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang (Screenshot video viral)
Palembang -

Calon penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mengamuk setelah hasil swab antigennya positif. Pasalnya, calon penumpang tersebut dinyatakan negatif COVID setelah melakukan pengecekan di lokasi lain.

Pihak Bandara SMB II Palembang telah menindaklanjuti kasus tersebut. Petugas yang terkait dengan hebohnya beda hasil tes antigen COVID-19 itu dinonaktifkan.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto, mengaku sudah berkomunikasi dengan penumpang tersebut. Bahkan petugas di Farmalab yang terlibat keributan sudah dinonaktifkan untuk keperluan investigasi.

"Saya juga sudah melakukan komunikasi langsung dengan pihak customer meminta maaf atas kejadian ini. Untuk saat ini petugas Farmalab dinonaktifkan untuk kepentingan investigasi dan evaluasi atas pelayanan Farmalab," kata Tommy kepada detikcom, Senin (31/5/2021).

Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/5) pukul 10.45 WIB. Pihak bandara juga sudah mengkonfirmasi peristiwa tersebut kepada pihak pelaksana tes antigen, Farmalab.

Ternyata terjadi kesalahan pemasukan (input) hasil antigen oleh petugas Farmalab. Disebutkan, pada saat itu terdapat sistem jaringan yang tidak stabil.

"Pihak manajemen Farmalab juga sudah menghubungi customer untuk meminta maaf atas kejadian tersebut. Lalu pihak customer juga sudah memaafkan atas kejadian human error tersebut," katanya.

Dia mengimbau masyarakat untuk mengecek ulang hasil antigen yang diberikan petugas. Jika hasil positif, diminta untuk melakukan pemeriksaan PCR.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek kembali atau melakukan konfirmasi hasil antigen yang positif kepada petugas, dan apabila benar benar hasilnya positif akan diminta melakukan pemeriksaan PCR sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.