WP KPK: Para Kasatgas Diperiksa Komnas HAM soal Kaitan Kasus Besar dan TWK

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 12:54 WIB
Ketua WP KPK, Yudi Purnomo, saat tiba di Komnas HAM (Kadek Melda-detikcom)
Foto: Ketua WP KPK, Yudi Purnomo, saat tiba di Komnas HAM (Kadek Melda-detikcom)
Jakarta -

Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo menyampaikan beberapa Kasatgas penyidikan telah diperiksa Komnas HAM terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status ASN. Mereka diperiksa soal hubungan perkara korupsi besar yang sedang ditangani dengan polemik TWK.

"Sebelumnya juga pada hari Jumat (28/5) lalu sudah dilaksanakan pemeriksaan terhadap para Kasatgas Penyidikan terkait dengan klaster perkara besar yang mereka tangani. Sehingga kami dijadikan 75 tidak memenuhi syarat," kata Yudi di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021).

"Akan ada beberapa hari pemeriksaan oleh Komnas HAM, dan kami pun sudah mendapat jadwalnya dan siap semua yang nama-namanya ada dalam daftar pemeriksaan Komnas HAM untuk hadir," sambungnya.

Yudi menuturkan para Kasatgas yang sudah diperiksa itu salah satunya penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Sementara kata Yudi, masih ada beberapa yang belum diperiksa.

"Perwakilan saja, karena kan ini kan masih proses penyelidikan ya. Untuk sementara belum semua Satgas yang diperiksa, yang tidak memenuhi syarat baru Bang Novel dan beberapa Kasatgas," ujarnya.

Sementara, Komisioner Komnas HAM mengatakan ada beberapa hal yang masih harus didalami pihaknya. Pemeriksaan terkait polemik TWK akan berlangsung hingga lusa.

"Untuk sementara, untuk yang kemarin cukup (pemeriksaan Kasatgas penyidikan KPK). Tapi ya ada beberapa inti yang memang harus kita dalami. Pemeriksaan ini kita agendakan sampai Rabu dengan berbagai klaster dengan kepentingan berbeda-beda setiap harinya," ujarnya.

"Tentu temuan-temuan yang ada setiap hari di klasternya akan kami dalami, baik secara langsung, dipanggil kembali atau kami minta jawabannya dilakukan secara tertulis," sambung dia.

Sebelumnya, Komnas HAM telah memeriksa penyidik KPK Novel Baswedan terkait dugaan pelanggaran HAM pada TWK alih status menjadi ASN. Novel diperiksa bersama beberapa pegawai KPK yang tak lolos TWK pada Jumat (28/5).

(aud/aud)