Gara-gara Gempa, Seorang Ibu Tewas Karena Kaget
Selasa, 14 Mar 2006 21:56 WIB
Ambon -
Gempa tektonik yang melanda Maluku memakan korban jiwa. Rosnah Buton (58) tewas karena kaget oleh gempa itu. Dia tewas akibat kaget dan langsung stroke kemudian meninggal dunia. Gempa tektonik dengan kekuatan 6,4 skala richter yang terjadi Selasa (14/3/2006), membuat warga di tiga desa yakni, Nametek, Pohon Durian, Retemena panik. Mereka mengungsi di dataran tinggi. Mereka mengungsi karena khawatir akan ada tsunami. Ketiga desa ini memang berada di tepi pantai.Tiga desa ini berada di kota Namlea, ibukota Kabupaten Buru. Salah satu warga Munir Soamole menyatakan, air laut sempat surut 7 meter selama kurang lebih 15 menit dan setelah itu air laut pasang hingga mencapai 4 meter. "Ini yang membuat warga berbondong-bondong lari ke dataran tinggi," ujarnya.Pemda Kabupaten Buru melalui mobil keliling Dinas Infokom telah meminta agar warga itu kembali rumah masing-masing karena gempa itu tidak menimbulkan tsunami. Namun tampaknya para warga itu enggan kembali dan tetap memilih berada di daerah ketinggian.
(mar/)










































