Abu Anak Krakatau Menjauh dari Lampung, Ini Arah Sebarannya

Abu Anak Krakatau Menjauh dari Lampung, Ini Arah Sebarannya

Tommy Saputra - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 16:42 WIB
Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau
Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Dok. BMKG)
Jakarta -

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau bergerak menjauh dari wilayah Lampung. Hal itu dipengaruhi arah angin di sekitar Selat Sunda yang membawa material erupsi ke arah selatan-barat daya.

Dilansir detikSumbagsel, Selasa (8/9/2026), berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi hingga ketinggian sekitar 7.000 kaki atau 2,1 kilometer. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah sebagian wilayah Banten bagian barat daya hingga Samudra Hindia di barat daya Banten.

Prakirawan Cuaca BMKG Radin Inten II, Iqbal Arief Pangestu, mengatakan arah angin di sekitar Selat Sunda membuat sebaran abu vulkanik bergerak menjauh dari wilayah Lampung. Data ini tercatat pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk kondisi pagi hingga siang ini, angin di sekitar Selat Sunda pada lapisan bawah hingga ketinggian 3.000 kaki umumnya bertiup dari arah tenggara. Kemudian pada lapisan 5.000 kaki, angin bertiup dari arah timur laut," kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau lebih banyak terbawa menuju selatan-barat daya.

ADVERTISEMENT

"Jadi berdasarkan pantauan saat ini, sebaran abu vulkanik bergerak menjauh dari wilayah Lampung," ujarnya.

Simak lengkapnya di sini

Simak juga Video 'Sekolah di Lampung Besok Kembali Tatap Muka':

(zap/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini