Ormas Masuk Parpol Dianggap Mengada-ada
Selasa, 14 Mar 2006 16:20 WIB
Jakarta -
Usul Ketua DPR Agung Laksono agar ormas menjadi bagian parpol dianggap terlalu mengada-ada. Idealnya ormas tetap dibiarkan seperti yang ada selama ini.Hal itu disampaikan anggota Komisi I dari FPAN Djoko Susilo kepada detikcom di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (14/3/2006). "Untuk saat ini ormas masuk partai itu sesuatu yang mengada-ada dan sementara ini nggak cocok kalau dilakukan seperti itu," ujar Djoko.Masuknya ormas ke dalam parpol, imbuh Djoko, masih memerlukan kajian yang mendalam sehingga tidak menjadi sesuatu yang prematur. "Ini terlalu awal untuk diwacanakan sebagaimana yang diusulkan Golkar. Idealnya posisi ormas tetap dibiarkan seperti yang sudah ada selama ini," kata dia.Ide mengajak ormas masuk parpol dikemukakan Agung Laksono saat dia menggulirkan wacana amandemen UU No. 8 Tahun 1985 tentang ormas. Sayang ide Agung banyak ditolak. Banyak yang berpendapat jika ormas masuk parpol, ormas hanya akan jadi alat politik. Bahkan banyak juga yang menilai hal itu hanya menguntungkan Golkar, sebab selama ini Golkar mempunyai banyak ormas yang telah lama dibina di berbagai daerah.
(umi/)










































