Round-Up

Saat Jakarta Dapat Nilai Penanganan COVID-19 Terburuk Se-Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 08:48 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan nilai E kepada Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan COVID-19. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Dante menyampaikan penilaian itu saat rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (27/5/2021). Mulanya Dante menjelaskan mengenai kondisi bed occupancy rate (BOR) hingga pelayanan COVID di sejumlah wilayah RI.

"Sebagai rangkuman BOR, bed occupancy rate, rata-rata seluruh Indonesia masih punya kapasitas yang terbatas. BOR perlu terus dimonitor dengan ketat. Kami mengadakan rapat secara kontinu dengan RS vertikal atau RS nonvertikal untuk dapat data-data spesifik tentang BOR. Kami menyediakan persiapan untuk BOR yang lebih meningkat lagi kalau terjadi lonjakan kasus di beberapa saat ke depan," ujar Dante.

Dante kemudian menjelaskan sejumlah daerah mendapat nilai beragam. Dalam paparannya, hanya DKI Jakarta yang mendapat nilai E.

"Atas rekomendasi, kami buat matriks tadi, ada beberapa daerah yang mengalami masuk kategori D dan ada yang masuk kategori E, seperti Jakarta, tapi ada juga yang masih di C. Artinya, tidak terlalu BOR dan pengendalian provinsinya masih baik," ucap Dante.

Pemberian nilai E itu karena kondisi tak terkendali terhadap kapasitas keterisian tempat tidur di DKI Jakarta. Selain itu, DKI juga dinilai tidak terlalu baik dalam melakukan tracing contact.

"Begitu juga kualitas pelayanan, atas rekomendasi tersebut, maka kami perlihatkan masih banyak yang masih dalam kondisi kendali kecuali di DKI Jakarta ini kapasitasnya E karena di Jakarta BOR sudah mulai meningkat dan juga kasus tracing-nya tidak terlalu baik," ujarnya.

Data penilaian pengendalian COVID di RI.Data penilaian pengendalian COVID di RI. Foto: screenshoot video.

Menurutnya, data kualitas COVID-19 di 34 provinsi itu tercatat dari 16 hingga 22 Mei 2021.

Tonton video 'WHO Sebut Kasus Corona 2021 Lebih Tinggi dari 2020':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.