Kasus Corona di Riau Tertinggi, Gubernur Akan Kumpulkan Satpol PP

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 14:43 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar pertama kali memimpin rapat awal tahun
Gubernur Riau, Syamsuar (dok Humas Pemprov Riau)
Pekanbaru -

Penambahan kasus positif Corona (COVID-19) di Riau tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 739 orang dalam sehari. Menyikapi tingginya jumlah kasus positif di wilayahnya, Gubernur Riau Syamsuar berencana menutup tempat keramaian hingga menggelar operasi yustisi dalam rangka disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Harapan kami ada (tindakan tegas), ada juga operasi yustisi. Nanti semua Satpol PP dikumpulkan semua untuk membahas ini," kata Syamsuar kepada wartawan di Balai Serindit, Kamis (27/5/2021).

Tidak hanya kasus positif, kasus kematian akibat terpapar Corona juga meningkat drastis. Namun mayoritas yang terpapar berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Sebenarnya penyebab kematian tinggi itu karena lansia, umurnya di atas 50 tahun. Saya terima juga laporan ada OTG meninggal di rumah. Itu karena ada OTG tidak, siap tapi mau isolasi di rumah, maka kami minta yang tidak OTG dirawat saja di rumah sakit," kata Syamsuar.

"Sekarang tracing kita tinggikan. Tracing di atas 10 saja sudah bagus. Tentunya akan tinggi positif, walau pada akhirnya ini turun kembali," kata Syamsuar.

Sebelumnya, Syamsuar mengaku kasus positif Corona naik drastis di Riau karena sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Joko Widodo meminta tracing dan testing digencarkan di Riau.

Akibat tracing tinggi itulah, kasus COVID-19 di Riau meningkat drastis. Bahkan tingginya angka positif diimbangi angka kematian yang tinggi.

"Jadi ini meningkat naik karena sejak ada Presiden turun ke sini. Perintah beliau tracing dan testing ditingkatkan. Inilah yang terjadi," kata Syamsuar.

(ras/aud)