Gubernur Riau Ungkit Arahan Jokowi di Balik Tingginya Tambahan Kasus Corona

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 13:51 WIB
Gubernur Riau Syamsuar
Gubernur Riau Syamsuar (kanan) (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru -

Riau menjadi daerah dengan kasus Corona atau COVID-19 harian tertinggi kemarin. Gubernur Riau, Syamsuar, mengungkit arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di balik tingginya kasus harian di Riau.

"Jadi ini meningkat naik karena sejak ada Presiden turun ke sini. Perintah beliau tracing dan testing ditingkatkan. Inilah yang terjadi," kata Syamsuar di Balai Serindit, Riau, Kamis (27/5/2021).

Syamsuar menyebut peningkatan pelacakan dan pengetesan sampel membuat kasus positif Corona yang terdeteksi di Riau makin banyak. Dia meminta semua fasilitas kesehatan di Riau digunakan secara maksimal untuk merawat para pasien.

"Kalau tracing tinggi, tentunya kasus naik drastis. Harapan kita semua fasilitas di Riau dibuka untuk penanganan COVID-19," katanya.

Dia juga bicara soal tingginya angka pasien Corona yang meninggal. Menurutnya, mayoritas pasien Corona di Riau adalah warga lanjut usia.

"Kematian tinggi karena banyak yang kena adalah lansia. Jadi ini yang menjadi salah satu penyebabnya," kata Syamsuar.

Syamsuar menyebut jumlah penambahan positif COVID pada 26 Mei mencapai 739 adalah yang tertinggi di Riau sejauh ini. Dia mengklaim mayoritas pasien Corona baru tersebut orang tanpa gejala (OTG).

"Kita masih bersyukur karena kasus tinggi ini mayoritas adalah OTG. Kalau saya lihat 4.000 lebih OTG dan 800 lebih yang ada di rumah sakit, ini yang kita harapkan semua taat menerapkan protokol kesehatan," kata Syamsuar.

Sebelumnya, pemerintah melaporkan perkembangan pandemi virus Corona di Tanah Air pada Rabu (26/5). Kasus baru positif Corona dilaporkan bertambah 5.034, sedangkan kasus sembuh bertambah 3.189, dan kasus meninggal dunia bertambah 144.

Kasus baru terbanyak berada di Riau dengan jumlah 739 pasien positif baru. Total kasus Corona di Riau berjumlah 56.906.

Lihat juga Video: Waspada Mutasi Corona, Menparekraf Minta Tempat Wisata Perketat Prokes

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)