Agung Sucipto Ajukan JC, Ungkap Pelaku Lain Suap Nurdin Abdullah

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 14:17 WIB
Tersangka korupsi, Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto menuju mobil tahanan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/3/2021) usai menjalani pemeriksaan Agung Sucipto disangka menyuap Nurdin Abdullah, saat itu Gubernur aktif Sulawesi Selatan untuk memperoleh proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel. Uang suap diberikan melalui tersangka Edy Rahmat yang sekaligus orang kepercayaan Nurdin Abdullah.
Foto: Terdakwa pemberi suap Nurdin Abdullah, Agung Sucipto (Ari Saputra/detikcom).
Makassar -

Terdakwa pemberi suap ke Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah, pengusaha Agung Sucipto akan melakukan justice collaborator (JC). Agung akan mengungkap pelaku lain terkait suap Nurdin Abdullah, tapi dia meminta perlindungan hukum.

"Kita memasukkan atas permintaan sendiri sedang memasukkan justice collaborator,, jadi kami merasa syarat-syarat pak Agung Sucipto ini memenuhi," ujar Kuasa Hukum Agung Sucipto, M Nursam kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (27/5/2021).

Nursam mengungkapkan, ada 4 syarat yang dinilainya sudah dipenuhi Agung untuk justice collaborator. 4 Syarat itu yakni koperatif selama persidangan, mengakui pokok-pokok yang menjadi tuduhan, bukanlah pelaku utama, dan mengungkap fakta pelaku yang sudah dijadikan tersangka dan yang belum dijadikan tersangka.

"Sebenarnya sejak awal kita sudah mengungkap beberapa peristiwa yang memang pak Agung jadi saksi kuncinya," katanya.

Menurut Nursam, di antara yang sudah diungkap Agung ialah barang bukti uang Rp 2,5 miliar di awal operasi tangkap tangan (OTT) Nurdin Abdullah. Saat itu KPK menyita uang Rp 2 miliar, dan Agung mengungkap ada uang lain yang menjadi barang bukti.

"Bahwa sebenarnya bukan Rp 2 miliar (barang bukti yang didapat KPK), ada Rp 2,5 miliar, sehingga penyidik kembali menyita Rp 500 juta yang diungkap, yang menurut kami Pak Agung lah yang menjadi kunci, orang yang paling awal mengungkapkan sehingga kasus ini berjalan dengan baik," jelasnya.

Nursam menyebut Agung akan menyampaikan semuanya setelah terbuka dalam agenda sidangnya nanti. Dugaan pelaku lain sudah dituangkan dalam dalil justice collaborator.

"Kalau pelaku lain kami sebenarnya sudah meminta kepada penegak hukum, kepada jaksa agar nanti Pak Agung itu bebas memberikan keterangan karena secara psikologi dia butuh perlindungan hukum, karena banyak dugaan pelaku yang mungkin akan disampaikan oleh Pak Agung," ungkapnya.

Nursam lalu menyebut kliennya itu bukan lah pelaku utama dalam kasus suap Nurdin Abdullah. Sebab masih banyak pelaku lain yang disebutnya melakukan hal yang sama dengan Agung.

"Tentu dia bukan pelaku utama, karena banyak yang melakukan hal yang sama tapi tidak ditetapkan (tersangka)," paparnya.

Lihat video 'Wagub Sulsel: Nurdin Abdullah Tak Pernah Sebut Nama Agung Sucipto':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.