Bupati Kebumen Donasikan Gajinya untuk Bantu Warga Palestina

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 10:07 WIB
Donasi untuk Palestina dari Bupati Kebumen
Foto: dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Video bentangan spanduk atas nama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memberikan bantuan untuk warga Palestina tersebar di media sosial. Arif pun membenarkan bahwa ia telah menyumbangkan gajinya sebagai bupati untuk warga Palestina.

Diketahui, pada Senin (24/5) lalu ia mengirim tabungan gajinya sebesar Rp 100 juta untuk diberikan kepada warga Palestina yang terkena dampak peperangan melawan Israel. Bantuan diberikan melalui LazisMu Muhammadiyah.

"Ya benar Senin kemarin saya pribadi mendonasikan gaji saya untuk warga Palestina melalui LazisMu, Muhammadiyah, dan alhamdulillah saya mendengar kabar sudah tersalurkan untuk mereka yang membutuhkan," kata Arif Sugiyanto saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (26/5/2021).

Arif mengatakan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara sesama muslim di Palestina yang puluhan tahun hidup dalam wilayah konflik dengan ancaman dan ketakutan. Ia bersama jutaan warga Indonesia punya sikap yang sama terus mendukung kemerdekaan Palestina.

"Sikap kita sebagai masyarakat Indonesia tentu tidak akan pernah berubah untuk mendukung Kemerdekaan Palestina. Dukungan itu yang kita lakukan adalah bisa sedikit meringankan beban mereka dengan bantuan yang kita kirim," imbuhnya.

Dukungan masyarakat Indonesia untuk Palestina ditunjukkan dengan berbagai hal, selain memberikan sumbangan, masyarakat juga banyak yang menggelar demonstrasi di berbagai kota.

Diketahui, konflik bersenjata antara Israel dengan faksi Hamas di Jalur Gaza, Palestina akhirnya berakhir, setelah tercapainya gencatan senjata antara kedua belah pihak.

Konflik yang berlangsung selama 11 hari itu berakhir pada Jumat (21/5) pagi setelah Mesir turun tangan dan memfasilitasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Total 244 orang tewas selama konflik antara Hamas dengan Israel. Sedikitnya 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak, terbunuh akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza.

Sedangkan Israel melaporkan 12 warganya, termasuk 2 anak-anak, terbunuh akibat serangan roket Hamas.

(prf/ega)