Penyerapan Vaksinasi COVID-19 di Kebumen Masuk 10 Besar Se-Jateng

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 19:47 WIB
Pemkab Kebumen lakukan vaksinasi.
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Kebumen -

Penyerapan program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kebumen masuk 10 besar di Jawa Tengah. Ini menandakan masyarakat antusias mengikuti program ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai memantau langsung pelaksanaan vaksinasi yang dikhususkan untuk para lansia dan penyandang disabilitas di depan area Kantor Dinas Kesehatan Kebumen.

"Ini adalah program vaksinasi untuk lansia tahap 1 yang dipusatkan di Kantor Dinas Kesehatan. Alhamdulillah program vaksinasi di Jawa Tengah kita sudah masuk 10 besar. Ini cukup baik," kata Arif Sugiyanto, Selasa (25/5/2021).

Sejauh ini kata Arif, vaksin yang digunakan untuk masyarakat Kebumen masih memakai vaksin Sinovac. Pemkab akan terus mendapatkan tambahan vaksin dari pemerintah pusat dengan jumlah yang besar jika penyerapannya bagus.

"Salah satu syarat penambahan vaksin bisa diberikan kalau penyerapannya bagus. Alhamdulillah besok kita akan mendapatkan tambahan lagi 10 ribu vaksin," jelasnya.

Arif mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera divaksin. Masyarakat tak perlu takut dan cemas dengan vaksin ini. Pemerintah memastikan vaksinasi aman dan halal.

"Yang belum vaksin segera vaksin, jangan takut dan ragu. Vaksin aman dan halal," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Budi Satrio menambahkan, program vaksinasi tahap 1 untuk lansia sudah bisa dilakukan di seluruh Puskesmas di Kebumen. Namun untuk penyandang disabilitas sementara dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan.

"Karena kita menggunakan sistem antar jemput. Sementara untuk penyandang disabilitas masih ditempatkan di kantor dinas," ucapnya.

Budi mengungkapkan, jumlah lansia di Kebumen mencapai 220 ribu orang. Dari jumlah itu 15 sampai 20 persen sudah menjalani program vaksinasi. "Kita targetkan pada 2021 ini seluruh lansia di Kebumen sudah divaksin," harapnya.

Ia menyebut, lansia menjadi salah satu prioritas dalam program vaksinasi karena dengan kekebalan tubuh yang sudah menurun, mereka rawan terpapar COVID-19, sehingga perlu diberikan penangkal virus melalui vaksin ini.

"Dan sejauh ini alhamdulillah program vaksinasi di Kebumen aman, tidak ada kasus. Insyaallah seterusnya aman," tandasnya.

(prf/ega)