PDIP Ungkit Jasa Puan Dongkrak Elektabilitas Ganjar di Pilgub Jateng 2013

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 17:02 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Puan Maharani (Zacky/detikcom)
Jakarta -

Elektabilitas Ketua DPR Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo disorot seiring memanasnya bursa capres 2024. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto, menyebut elektabilitas Ganjar yang lebih tinggi daripada Puan hanya sementara.

"Elektabilitas seseorang itu adalah potret keadaan pada waktu itu yang bisa bergerak berubah. Seseorang punya elektabilitas itu tentu karena adanya effort. Effort-nya apa? Hari ini ya asal kau kenal, maka kau pilih aku. Kau kenal aku, kau suka sama aku, pasti kau pilih aku," kata Bambang di kompleks DPR/MPR, Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Pria yang biasa disapa Bambang Pacul ini menyebut elektabilitas yang dimiliki Ganjar bukan diperoleh dari persaingan ketat. Menurutnya, elektabilitas Ganjar naik karena efek pemberitaan yang masif.

Dia kemudian membandingkan Ganjar dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurutnya, ketiganya sama-sama sering disorot dalam pemberitaan berbagai media.

"Makin luas jangkauan makin oke, itulah ketika jangkauan sudah tinggi maka dia dikenal oleh orang banyak, itulah popularity. Kalau kau suka keluarlah itu yang namanya electability. Oke, itu hanyalah hasil wacana udara," ucapnya.

Bambang lantas menyinggung elektabilitas Ganjar ketika hendak mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jawa Tengah pada Maret 2013. Menurutnya, elektabilitas Ganjar hanya 3 persen saat itu.

Bambang pun mengungkit jasa Puan Maharani yang mendongkrak Ganjar hingga menjadi gubernur saat ini. Menurutnya, Puan adalah sosok yang bekerja keras memenangkan Ganjar.

"Itu waktu itu kalau nggak salah itu elektoralnya Pak Ganjar baru 3 persen. Dan itu mohon maaf saya jelaskan, yang menjadi panglima tempurnya Jawa Tengah, komandan tempurnya Jawa Tengah waktu itu namanya Puan Maharani. Dalam rapat dewan pimpinan pusat partai, Mba Puan menyatakan, 'Ibu Ketua Umum mohon izin kalau yang ditetapkan Gubernur Ganjar biarkan saya menjadi panglima tempurnya di sana'. Itu Mbak Puan ngomong," ujarya.

Dia juga menyinggung bahwa saat itu Ganjar dibiayai PDIP sebagai calon Gubernur Jawa Tengah. Ganjar, katanya, menang karena dukungan total Puan Maharani.

"Coba tanya Mas Ganjar pas nyalon dulu duitnya berapa? Rp 600 juta, Bos, dan kita tidak terima dan silakan dipakai untuk jalan-jalan. Toh akhirnya dalam waktu 3,5 bulan di-racing pertempuran dan penuh dipimpin dengan Puan Maharani, jadi tuh Ganjar. Mau ngomong apa? Itu fenomenal," tuturnya.

Simak video 'Adu Elektabilitas Puan Vs Ganjar Untuk Capres 2024 di 5 Hasil Survei':

[Gambas:Video 20detik]