Bamsoet Sebut Butuh Kerja Keras untuk Selesaikan Vaksinasi Lansia

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 12:47 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (Gerak BS) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar vaksinasi untuk pekerja pariwisata dan lansia. Vaksinasi dilakukan di Garden Ballroom Hotel Sultan Jakarta.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Vaksinasi tahap II akan menyasar sekitar 2.625 lansia dan pekerja pariwisata, yang telah menerima vaksinasi tahap I. Kegiatan ini merupakan wujud gotong royong organisasi kemasyarakatan dalam membantu pemerintah mempercepat vaksinasi terhadap warga. Sekaligus mengurangi beban kerja dan anggaran pemerintah, karena dari mulai tempat, tenaga medis, jarum suntik, dan hal teknis lainnya, ditangani secara langsung oleh GERAK BS dengan dukungan berbagai pihak," jelas Bamsoet, dalam keterangannya, Selasa (25/5/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan data Satgas Covid-19 mencatat per 24 Mei 2021 Indonesia telah melakukan vaksinasi tahap I terhadap 14.919.589 warga. Sementara vaksinasi tahap II sudah dilakukan terhadap 9.896.982 warga. Angka tersebut masih cukup jauh dari kriteria untuk mencapai herd immunity, yakni minimal 181.554.465 warga divaksin.

"Kementerian Kesehatan mencatat, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia per 23 Mei 2021 baru mencapai 14,08 persen atau sekitar 3.033.921 orang dari target 21.553.118 orang. Sementara penerima vaksin dosis kedua baru mencapai 2.030.889 atau 9,42 persen. Butuh dukungan dan kerja keras dari berbagai elemen bangsa, agar pelaksanaan vaksinasi untuk lansia, yang merupakan kalangan paling rentan terkena dampak buruk COVID19, bisa segera cepat terselesaikan," kata Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menambahkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan dalam setahun bisa melakukan vaksinasi terhadap 70 persen pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), atau sekitar 23,8 juta dari 34 juta pelaku pelaku parekraf. Adapun saat ini jumlah pekerja parekraf yang sudah mendapatkan vaksinasi masih di kisaran 3 persen.

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat pada tahun 2020, sekitar 1 juta pekerja di sektor pariwisata menganggur akibat pandemi COVID-19. Angka tersebut berasal dari jumlah tenaga kerja sektor pariwisata yang susut 6,67 persen dari 14,96 juta pekerja pada 2019 menjadi 13,96 juta pekerja pada tahun 2020. Melalui gencarnya vaksinasi, diharapkan sektor pariwisata bisa mulai pulih pada kuartal ketiga 2021," urai Bamsoet.

Sebagai informasi, kegiatan vaksinasi yang digagas Gerak BS bersama Pemprov DKI turut didukung Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Motor Besar Indonesia (MBI), Hotel Sultan, Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, serta Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

(akn/ega)