Niat Tayamum dan Tata Cara yang Benar, Lengkap dengan Doa

Kristina - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 19:47 WIB
tayamum
Foto: iStock

Niat tayamum

Sebelum memulai tayamum maka hendaklah diawali dengan niat. Niat merupakan fadhu tayamum. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Arbain yang berbunyi "Sesungguhnya amal perbuatan itu hanyalah dengan niat. Adapun setiap orang hanya memperbolehkan apa yang dia niatkan."

Berikut bacaan niat tayamum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Arab-latin: Nawaitut tayammuma lisstibaahatish shalaati fardlol lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah ta'ala."

Tata cara tayamum

1. Mengucapkan basmallah sambil membaca niat
2. Menepuk permukaan tanah atau batu atau tanah rawa dan semacamnya dengan kedua telapak tangan
3. Meniup debu dari telapak tangan
4. Mengusap wajah satu kali
5. Menepuk tanah dengan kedua telapak tangan lalu mengusapkan ke kedua tangannya sampai siku. Apabila hanya sampai kedua telapak tangan saja tetap diperbolehkan.

Doa setelah tayamum

Setelah melakukan tayamum maka hendaklah untuk membaca doa bersuci. Doa setelah tayamum sebagaimana doa yang dibaca setelah wudhu sebagai berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Arab-latin: Asyhadu alla ilaaha illalloh, wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rosuuluh, allohummaj 'alniy minat tawwaabiina, waj 'alniy minal mutathohhiriina waj 'alniy min 'ibaadakash shoolihiin, subhaanakallohumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaaha illa anta, asytaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya: "Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikan lah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikan lah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikan lah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Maha suci Engkau, ya Allah dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau, dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampun dan bertaubat pada-Mu."

Setelah tayamum, maka sahabat hikmah sudah diperbolehkan untuk sholat, thawaf, menyentuh mushhaf, membaca Al Quran, atau berdiam diri di masjid.


(nwy/nwy)