Sudah Dibuka, Jembatan Layang Stasiun MRT ASEAN Masih Sepi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 19:46 WIB
Suasana jembatan layang Stasiun MRT ASEAN yang masih sepi.
Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom
Jakarta -

Meski belum selesai 100 persen, jembatan layang atau skybridge di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan telah resmi dibuka per Jumat (7/5) lalu. Jembatan layang itu tampak sepi dari hilir mudik pengguna MRT.

Pantauan detikcom, Senin (24/5/2021), pukul 18.00 WIB, tidak ada satu pun pengguna yang berjalan di jembatan layang tersebut. Selain itu, Stasiun MRT ASEAN pun sepi penumpang, hanya beberapa orang terlihat turun dan naik kereta.

Di dalam jembatan layang, terdapat sejumlah alat yang biasa digunakan untuk memadamkan api. Hawa pun terasa panas selama berjalan di jembatan layang. Tidak banyak lubang ventilasi untuk membuat udara dari luar masuk.

Selanjutnya, jembatan layang ini juga tidak seperti jembatan pada umumnya yang berfungsi untuk akses penyebrangan. Pasalnya, jembatan layang itu hanya menembus dari Stasiun MRT ASEAN menuju depan Gedung PLN Area Bulungan, yang mana sama-sama terletak di satu jalan yang sama, yakni Jalan Sisimangaraja.

Berdasarkan keterangan resmi dari MRT, jembatan layang ini memiliki panjang sekitar 144 meter dan lebar 4,5 meter. Di dalamnya, terdapat akses berupa tangga, elevator (lift), dan eskalator.

Tinggi dari permukaan jalan ke jembatan layang sekitar tujuh meter. Terlihat pula akan ada dua akses langsung penghubung dengan lingkar CSW yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

"Jembatan layang yang dibangun sejak Oktober 2019 ini merupakan bagian dari grand design simpang Cakra Selaras Wahana (CSW). Letaknya berada di area trotoar Jalan Kiai Maja di depan Gedung PLN Area Bulungan," tulis keterangan resmi MRT sepetti dilihat detikcom.

"Jembatan layang ini nantinya akan menghubungkan antara Stasiun ASEAN dan Halte Transjakarta CSW yang melayani bus koridor 13. Jembatan layang ini dilengkapi dengan eskalator, tangga, dan elevator atau lift. Desainnya pun sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait pembangun desain besar Simpang CSW sehingga memudahkan saat interkoneksi dilakukan," sambungnya.

Diketahui, pada Januari 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pembangunan integrasi Stasiun ASEAN dan Halte CSW Transjakarta yang disebut Cakra Selaras Wahana (CSW). Anies berharap penumpang bus transjakarta koridor 13 yang melayani jurusan Ciledug-Tendean maupun penumpang MRT Jakarta Lebak Bulus Grab-Bundaran HI yang ingin transit dapat dengan mudah berpindah moda.

(aik/aik)