Kutuk Keras Israel, Gubernur Sumbar Ikut Aksi Bela Palestina

Jeka Kampai - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 14:53 WIB
Kutuk Keras Israel, Gubernur Sumbar Ikut Aksi Bela Palestina (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Kutuk Keras Israel, Gubernur Sumbar Ikut Aksi Bela Palestina (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi turut mengecam agresi Israel ke Palestina. Mahyeldi bahkan ikut mendukung aksi bela Palestina yang digelar hari ini dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina sekaligus melepas ratusan massa.

Aksi bela Palestina itu dimulai dari halaman Masjid Raya Sumatera Barat. Rencananya, massa akan berkeliling daerah mengutuk serangan Israel dan mengajak masyarakat terus membantu dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Kutuk Keras Israel

Dalam orasinya, Mahyeldi meminta masyarakat menyuarakan hak-hak warga Palestina. Menurutnya, tindakan Israel terhadap Palestina melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Saya minta para dai dan khatib untuk terus menyuarakan soal ini kepada umat. Doakan agar Palestina mendapatkan hak-hak kemanusiaannya. Tindak bangsa Israel ini merupakan tindakan melanggar hak asasi manusia (HAM), kita menentang dan mengutuk keras penyerangan yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina," kata Mahyeldi di lokasi, Minggu (23/5/2021).

Menurut Mahyeldi, yang dilakukan Israel saat ini tidak hanya ingin menguasai, tapi juga ingin membunuh dan menyingkirkan Palestina. Dia berharap dunia akan semakin peduli terhadap hak-hak Palestina.

"Untuk itulah kita hadir pada hari ini untuk melakukan pembelaan kepada Palestina. Perjuangan kemerdekaan dan perjuangan menuntut hak bagi warga masyarakat Palestina. Kita berharap mata dunia semakin terbuka untuk peduli akan hak-hak Palestina dan HAM kaum muslimin di dunia," katanya.

Pekikan takbir pun bergema menyambut orasi Mahyeldi.

"Takbir... Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar...!"

Minta Pusat Desak Sanksi ke Israel

Mahyeldi juga mendorong pemerintah pusat untuk melakukan langkah nyata dalam membantu Palestina. Dia meminta pemerintah mendesak internasional dalam rangka memberikan sanksi ke Israel.

"Kita mendukung sikap yang telah ditunjukkan oleh pemerintah Indonesia untuk lebih kongkrit lagi dan untuk melihat nyata lagi, diantaranya mendesak lembaga internasional memberikan sanksi kepada Israel," katanya lagi.

Menurut Mahyeldi, Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang sangat erat. Palestina merupakan salah satu negara yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia.

"Hubungan erat itu sudah lama terjalin. Untuk itu, sebagai negara sahabat kita harus juga mendukung Palestina," tutur Mahyeldi.

(mae/mae)