TGUPP: Rumah yang Viral Bukan Punya Anies, Isu Gratifikasi Fitnah Jahat!

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 08:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Anies Baswedan (ANDHIKA PRASETIA/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan disebut menerima gratifikasi rumah mewah hasil pengembangan reklamasi. Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menyebut rumah tersebut bukan milik Anies.

"Tadi saya sudah tanya memastikan. Ternyata rumah ini ya memang bukan rumah ABW (Anies Baswedan). Entah rumah milik siapa," ujar Anggota TGUPP bidang pencegahan korupsi DKI Jakarta Tatak Ujiyati dalam akun Twitter-nya, @tatakujiyati, Sabtu (22/5/2021).

Tatak mengatakan isu gratifikasi tersebut merupakan isu lama yang di-framing ulang. Menurutnya, hal ini sengaja dilakukan untuk menyerang Anies.

"Fitnah jahat. Jika ditelusur tuduhan itu berasal dari tuduhan lama yang di-framing ulang. Sengaja banget lakukan black campaign menyerang Anies," kata Tatak.

Dia menyebut isu tersebut dibuat seolah Anies menerima suap karena izin reklamasi. Padahal, menurutnya, pihak pengembang sudah membangun dan menjual propertinya sebelum izin perluasan.

"Sengaja di-framing seolah-olah terima rumah karena ijin reklamasi Ancol. Sangat jahat. Padahal pengembang properti Australia Crown Group sudah membangun dan menjual propertinya di Ancol itu sejak 2019, jauh sebelum izin perluasan daratan Ancol pd 24 Feb 2020," tuturnya.

Menurutnya, hal ini merupakan fitnah yang tak perlu ditanggapi. Dia mengatakan Anies lebih memilih fokus memenuhi janji politiknya.

"Ada netizen saran, laporkan polisi saja yang fitnah. Ya ampun jika kita layani tiap fitnah dengan lapor polisi, pasti sibuk sekali. Sementara ABW saya pahami lebih pilih fokus menunaikan janji politiknya kepada warga Jakarta. Maka fitnah-fitnah itu kita anggap saja noise, yang cukup kita counter lalu abaikan," kata Tatak.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Survei Capres 2024 Versi ARSC: Anies Teratas, Disusul Prabowo

[Gambas:Video 20detik]