Kronologi Bule Inggris Kabur Saat Hendak Dikarantina, Berdalih Mau ke Toilet

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 22:20 WIB
Polisi menangkap 2 WN Inggris yang sempat kabur dalam perjalanan ke hotel karantina.
Polisi menangkap 2 WN Inggris yang sempat kabur dalam perjalanan ke hotel karantina (Arun/detikcom)
Jakarta -

Dua orang WN Inggris, pria berinisial MM (32) dan perempuan berinisial ODE (39), kabur saat hendak dibawa ke hotel tempat karantina di Jakarta Barat. Keduanya ditangkap polisi setelah 12 hari kabur.

Kapolres Bandara Soetta Kombes Adi Ferdian Saputra mengatakan ODE dan MM tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 7 Mei 2021. Mereka datang dengan visa kunjungan dengan pihak penjamin adalah entitas Bali Photographer Profesional. Keduanya telah memiliki reservasi di Hotel Mercure Jakarta-Batavia sebagai tempat karantina.

"Bermula informasi dari Satgas bahwa ada 2 WNA ketika akan wajib karantina kesehatan selama 5 hari di hotel yang ditunjuk ternyata hal tersebut tidak dilaksanakan," kata Adi dalam konferensi pers di Mapolres Bandara Soetta Kota Tangerang, Jumat (21/5/2021).

Sekitar pukul 15.00 WIB, ODE dan MM tiba di area kedatangan Terminal 3 dan diterima perwakilan hotel. Keduanya diantarkan ke hotel menggunakan taksi dengan sopir bernama Wirman.

Alasan ingin ke toilet

Singkat cerita, saat perjalanan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, kedua WN Inggris itu minta turun ke toilet. Mereka juga menyampaikan tidak ingin melanjutkan perjalanan ke hotel dengan alasan tidak sanggup membayar biaya hotel.

"Dalam perjalanan, yang bersangkutan menyampaikan ke sopir ingin ke toilet, sakit perut, dan lain-lain. Dengan alasan kemanusiaan, sopir mengabulkan dan ternyata yang bersangkutan berupaya melarikan diri dengan alasan, saat didalami, yang tidak ada biaya hotel, mereka tidak memiliki cukup uang," jelasnya.

Adi menyampaikan sempat terjadi perselisihan antara dua WN Inggris dan sopir taksi. ODE dan MM akhirnya kabur dengan meninggalkan tiga kopernya di dalam taksi.

"Untungnya sopir taksi sudah belasan tahun dan bertanggung jawab dalam pengantaran. Dia masih menahan barang bawaan WNA tersebut sehingga barang-barang dilaporkan ke satgas dan polres," ujar Adi.

Halaman selanjutnya, mereka melarikan diri ke Bogor.