Tangsel Aktifkan Satgas P2TP2A sampai RT, Cegah Kasus Penganiayaan Anak

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 21:05 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie
Benyamin Davnie (Rakha/detikcom)
Tangerang Selatan -

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan keprihatinannya terkait kasus penganiayaan anak di Serpong. Untuk mencegah kejadian serupa, Pemkot Tangsel akan mengaktfikan Satgas P2TP2A.

"Pertama kami tentunya merasa prihatin terhadap kejadian ini. Tentunya ini bukan kejadian yang kita inginkan," kata Benyamin Davnie kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Benyamin mengatakan pihaknya siap memberikan trauma healing kepada korban. Pemkot Tangsel juga siap memberikan pelayanan yang dibutuhkan korban.

"Kami Pemkot juga siap memberikan layanan-layanan bagi yang bersangkutan, kalau dibutuhkan trauma healing juga dan sebagainya. Sekarang ini sementara penanganannya dari aspek keamanan ditangani oleh Kapolres," lanjutnya.

Selain itu, Benyamin akan mengaktifkan satuan tugas (satgas) Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) hingga ke tingkat RT. Dengan begitu, kasus serupa dapat ditangani dengan cepat.

"Kami akan aktivasi satgas P2TP2A yang ada di tingkat RT dan RW, berkolaborasi dengan jajaran yang lain Kodim Kamtibmas, Babinsa, untuk meningkatkan apa namanya, kalau ada kejadian-kejadian seperti ini dapat dilaporkan dan ditangani dengan cepat," ujar Benyamin.

Pemkot Tangsel juga akan mengevaluasi pengawasan pascakejadian tersebut.

"Pengawasan. Dan setelah kejadian ini harus ada juga partisipasi dari lingkungannya, untuk menjaga ya kalau misalnya dia kembali dari lingkungannya. Kalo misalnya kasusnya bukan ini aja. Peningkatan kapasitas lingkungan, kualitas lingkungan juga," ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke Mapolres Tangsel itu, Benyamin Davnie juga memastikan kondisi anak tersebut baik. Pihaknya juga memastikan sang anak akan diberikan pelayanan pascatrauma penyiksaan.

"Tadi saya memastikan bertemu dengan anaknya sehat walafiat. Anaknya sangat ceria, gemuk kemudian karena diasuh oleh Polwan interaksinya seperti tidak ada trauma yg mendalam, ga ada rasa takut," kata Benyamin.

(mei/mea)