Polisi Buru ART Penculik Anak Prajurit TNI di Cililitan Jaktim

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 19:11 WIB
Seorang asisten rumah tangga (ART) melakukan penculikan terhadap bayi usia 10 bulan, Daffa Hanif Hamizan. Aksi penculikan itu terekam CCTV.
Penampakan ART yang culik anak prajurit TNI di Cililitan, Jaktim. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Aksi penculikan bayi prajurit TNI terjadi di wilayah Cililitan, Jakarta Timur. Polisi langsung tancap gas melakukan penyelidikan.

"Masih dalam proses lidik (penyelidikan). Tim sudah bergerak," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan saat dihubungi detikcom, Jumat (21/5/2021).

Pelaku penculikan diduga merupakan asisten rumah tangga (ART). Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan menyebut pihaknya masih mencari keberadaan pelaku.

"Lagi dicari pelakunya," ujar Indra.

Sebelumnya diberitakan, aksi penculikan bayi prajurit TNI terekam kamera CCTV. Bayi bernama Daffa Hanif Hamizan terlihat digendong oleh seorang ART berinisial S (37), yang meninggalkan rumah dan belum kembali hingga saat ini.

"Tadi pas lagi kerja, saya ditelepon sama suami. Pas suami pulang, anaknya sudah nggak ada," kata Rifdatul Husna, ibu Daffa, saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (21/5).

"Dicarilah keliling asrama, nggak ditemuin. Akhirnya suami mengecek CCTV di sekitar sini," sambungnya.

Rifda merupakan istri prajurit Kodam Jaya. Mereka tinggal di Rusun Kodam Jaya di wilayah Cililitan, Jakarta Timur. Sedangkan S merupakan ART yang bekerja di rumah Rifda.

Detik-detik penculikan korban terekam pukul 08.45 WIB pagi tadi. Video rekaman CCTV yang diterima detikcom berdurasi 46 detik.

Dalam video rekaman CCTV tersebut, pelaku S tampak berjalan cepat di jalanan perumahan sambil menggendong korban di sisi kiri tubuhnya. S sempat membenahi posisi tubuh korban yang sedang digendongnya dengan kain berwarna gelap.

S terlihat mengenakan baju warna terang dan celana panjang warna gelap. Dia memakai masker putih dan menenteng sebuah tas putih di tangan kanannya.

"(ART-nya) baru 5 hari kerja," ujar Rifda. Rifda mengaku merekrut S dari seorang penyalur ART.

(ygs/zak)