Motif Bapak Kejam Aniaya Anak di Serpong: Cemburu Eks Istri Punya Pacar

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 00:16 WIB
Konferensi pers ayah aniaya anak di Serpong, Tangerang Selatan (Rakha/detikcom)
Foto: Konferensi pers ayah aniaya anak di Serpong, Tangerang Selatan (Rakha/detikcom)
Tangerang Selatan -

Polisi menangkap WH (35), bapak yang menganiaya anaknya di Serpong, Tangerang Selatan. Motif penganiayaan tersebut karena pelaku cemburu lantaran mantan istri yang juga ibunda korban menikah lagi.

"Hasil pemeriksaan adanya kecemburuan sehingga melampiaskan kepada anak tersebut," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat jumpa pers di Mapolres Tangsel, Kamis (20/5/2021) malam.

Iman menjelaskan pelaku dan ibu korban sudah bercerai. Pelaku kemudian mendapat kabar ibunda korban punya pasangan baru.

WH lantas cemburu. Ia lalu melampiaskan emosinya itu kepada korban yang juga anak kandungnya.

"Dia sudah bercerai, namun dia cemburu karena mantan istrinya sudah memiliki pasangan lagi. Makanya dilampiaskan ke anaknya," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra.

Ini Tampang Ayah Kejam yang Aniaya Anak di Serpong. Foto dikirim Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya SaputraIni Tampang Ayah Kejam yang Aniaya Anak di Serpong (Foto dikirim Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra)

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan kekerasan dilakukan oleh seorang pria kepada anak perempuan beredar viral di media sosial. Pelaku diduga ayah dari anak tersebut.

Peristiwa itu disebutkan terjadi di Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan. Dalam video viral terlihat korban anak berjenis kelamin perempuan hanya terdiam ketika disiksa pelaku yang merupakan ayahnya.

Sang ayah menampar korban berkali-kali. Korban tampak tidak berdaya dan hanya terdiam lesu.

Sambil melakukan kekerasan kepada korban, pelaku juga melontarkan kata-kata makian. Diduga kata makian itu ditujukan kepada ibu korban yang merupakan eks istri pelaku.

Pelaku terdengar begitu emosional. Sambil merekam video, pelaku terus-terusan menganiaya bocah tersebut.

Awalnya pelaku menjambak rambut korban dan mendorong kepalanya hingga bocah itu tengkurap di atas kasur. Pelaku tanpa perasaan terus menganiaya anak tersebut sambil mengancam akan membunuhnya.

Polisi kemudian bergerak cepat menelusuri video viral tersebut. Dalam tempo singkat, polisi menemukan korban.

Selang beberapa jam kemudian, polisi juga menangkap pelaku yang sempat kabur beberapa jam sebelum polisi menemukan anaknya. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polres Tangsel.

(isa/mei)