Fakta-fakta 2 Anggota TNI Gugur di Papua Diserang OTK

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 13:02 WIB
Jenazah Praka M Alif Nur Angkotasan tiba di Ambon.
Jenazah Praka M Alif Nur Angkotasan tiba di Ambon. (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Dua anggota TNI AD gugur setelah diserang orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Yahukimo, Papua. TNI-Polri masih memburu OTK yang melakukan penyerangan terhadap kedua prajurit ini.

Mulanya, penyerangan dua anggota TNI gugur di Papua ini dibenarkan oleh Kasatgas. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/5/2021).

"(Kejadiannya) benar," kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudussy saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (18/5/2021).

Dirangkum detikcom, Kamis (20/5/2021) berikut ini sejumlah fakta terkait 2 anggota TNI gugur di Papua ini:

Diserang Siang hari

Keduanya gugur setelah diduga diserang dengan senjata tajam. Dua anggota TNI gugur di Papua ini diserang di Camp PT Pentagon Terang Asli, Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pukul 11.20 WIT, Selasa (18/5/2021). Keduanya pun gugur usai diserang.

"Penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Bandara Nol Goliat Dekai Yahukimo menyebabkan dua orang anggota dari Satgas Pamrahwan Yonif R 432 meninggal dunia," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suristiawa, Rabu (19/5/2021).

Dia mengatakan saat ini aparat TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap kelompok OTK tersebut.

Diserang Saat Lakukan Pengamanan

Kedua personel TNI itu sedang melakukan pengamanan pembangunan pagar bandara. Namun kuat dugaan kedua korban diserang kelompok teroris/kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Prajurit Yonif Lnud 432 Kostrad

Kedua prajurit TNI AD yang gugur tersebut bernama Prada Ardi Yudi Ardiyanto dan Praka Alif. Dua anggota TNI gugur di Papua ini merupakan prajurit Yonif Linud 432 Kostrad.

Senjata Prajurit Dirampas

Dalam penyerangan tersebut, para pelaku juga merampas senjata laras panjang jenis SS2 V1 kaliber 5,56 milik kedua prajurit TNI itu.

Diduga kedua prajurit diserang menggunakan senjata tajam.

Dimakamkan

Jenazah anggota Yonif Para Raider 432 Wira Setia Jaya Praka M Alif Nur Angkotasan akan dimakamkan di kampung halamannya.

Jenazah Praka Alif Nur, yang dibawa pesawat Lion Air dengan register JT 880 dari Makassar, tiba di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, pada pukul 06.46 WIT, Kamis (20/5/2021) seperti dilansir Antara.

Jenazah diserahkan oleh perwakilan Kodam Papua kepada Kodam XVI Pattimura melalui upacara militer di Bandara Internasional Pattimura. Upacara penyerahan jenazah anggota TNI itu dipimpin langsung oleh Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam XVI Pattimura Brigjen TNI Heri Sapari.

Setelah upacara militer, jenazah dibawa ke kampung halamannya, Desa Pelauw, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yang disaksikan istrinya, Dalimahu Talaohu, dan puluhan anggota keluarga lainnya.

Jenazah diantar oleh puluhan anggota TNI menuju Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, kemudian diseberangkan dengan kapal milik Polair Polda Maluku ke kampung halamannya, Desa Pelauw, untuk dimakamkan.

Sementara itu, jenazah Prada Ardi akan dipulangkan ke Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan.

Lihat juga Video: TNI-Polri Gerebek Honai yang Diduga Lokasi Persembunyian KKB

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/imk)