Jokowi: Saya Setiap Hari Kalau Ditanya Angka COVID-19, Ya Ngerti

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 12:14 WIB
Presiden Jokowi di Kepri
Presiden Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berbicara mengenai pentingnya memahami angka kasus COVID-19 saat memberikan arahan kepada Forkopimda di Kepulauan Riau (Kepri). Jokowi mengaku selalu mengikuti perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia setiap hari.

"Saya itu setiap hari ditanya kalau nasional, ya ngerti. Tapi provinsi, kabupaten, dan kota semua ada catatan saya di angka-angkanya itu," kata Jokowi seperti dalam video yang ditayangkan di akun Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat dirinya memaparkan angka kesembuhan COVID-19 di setiap daerah di Kepri. Jokowi menyoroti dua daerah yang angka kesembuhan COVID-nya masih jauh dari rata-rata nasional.

"Coba kita lihat, Batam hati-hati, angka kesembuhannya sudah tinggi paling tinggi, tapi masih 90 persen, rata-rata nasional sudah 92. Dan yang paling hati-hati Lingga, angka kesembuhan masih di angka 32 persen, tolong itu dilihat. Anambas juga masih di 54, masih jauh dari angka kesembuhan nasional di 92," tutur Jokowi.

Jokowi ingin setiap kepala daerah memahami betul perkembangan kasus COVID-19 dari hari ke harinya. Jangan sampai penanganan COVID-19 tak didasari oleh pemahaman data yang kuat.

"Tolong dilihat secara detail, saya ingin misalnya suatu saat saya ke Anambas, misalnya saya tanya itu betul-betul Pak Bupati tahu angka kesembuhan berapa angka kematian sehingga ngikuti setiap hari," imbuh Jokowi.

Selain itu, Jokowi memaparkan angka kematian COVID-19 di Kepri. Jokowi memerintahkan vaksinasi untuk lansia segera diprioritaskan.

"Kemudian angka kematian, ini hati-hati Karimun, ini tinggi hati-hati. Kemungkinan ini seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan yang lansia belum segera disuntik vaksin, sehingga kematiannya tinggi 3,31. Yang lain-lain sudah di bawah nasional, catatan-catatan seperti ini juga untuk mengingatkan kita semua," tutur Jokowi.

Simak Video: Jokowi Heran Ada Pejabat Daerah Tak Tahu Data COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)