Polri Ungkap Jumlah Anggota KKB Papua, Ada yang Militan-Simpatisan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 17:05 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Jakarta -

Satgas Nemangkawi, yang merupakan gabungan TNI dan Polri, terus memburu teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Lalu sebenarnya berapa jumlah anggota teroris KKB Papua?

"Seperti kita sampaikan, kurang-lebih 150 orang, ya. Jadi kurang-lebih, anggota KKB itu 150 orang yang militan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di kantornya, Rabu (19/5/2021).

Selain 150 orang itu, Ramadhan menyebut anggota KKB Papua hanyalah simpatisan. Namun dia belum bisa memastikan jumlah simpatisan KKB.

"Namun simpatisannya kita belum bisa mengetahui jumlahnya seberapa," ucapnya.

"Pemetaan itu telah dilakukan. Seperti kami sampaikan, beberapa kelompok sudah dipetakan oleh kita, baik oleh TNI dan Polri. Dan kita masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelakunya," sambung Ramadhan.

Ramadhan juga menyinggung peristiwa tewasnya dua anggota TNI oleh KKB kemarin. Dia mengatakan ada 20 anggota KKB yang terlibat dalam pembunuhan itu.

"Kami sampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal 18 Mei 2021, di mana korban dua meninggal dunia. Yang diserang menggunakan sajam dan anggota yang bertugas sedang melakukan pengamanan terhadap pembangunan di bandara tersebut. Diduga pelakunya kurang-lebih 20 orang. Dan saat ini TNI-Polri masih melakukan pengejaran," jelas Ramadhan.

Sebelumnya, kelompok kriminal bersenjata (KKB) sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai teroris di Papua. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dipastikan akan terlibat dalam perburuan teroris KKB.

"Ya, tentunya pasti ada pelibatan," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di kantornya, Rabu (19/5).

Menurutnya, pelibatan Densus 88 ke Papua tinggal menunggu instruksi. Dengan demikian, Densus 88 akan bergabung dengan Satgas Nemangkawi, yang saat ini masih terus berjalan dalam pemberantasan KKB.

"Pelibatan itu menunggu instruksi. Menunggu instruksi," ucapnya.

Simak Video: Pemerintah Kejar Teroris di Papua, Pastikan Warga Sipil Tak Jadi Korban

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)