OTK di Papua juga Rebut Senpi Serbu 2 Prajurit TNI yang Gugur

Antara - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 11:32 WIB
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri (Saiman/detikcom)
Jakarta -

Serangan orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Yahukimo, Papua, mengakibatkan dua prajurit TNI AD gugur. Kelompok OTK juga merebut senjata api (senpi) serbu milik kedua prajurit TNI.

Dilansir Antara, Rabu (19/5/2021), Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, berdasarkan laporan dari Kapolres Yahukimo, ada sekitar 20 orang yang menyerang kedua korban bernama Prada Ardiyudi (21) dan Praka Alifnur Angkotasan (28).

Kelompok OTK tersebut menyerang dan menganiaya korban yang sedang mengamankan pembangunan talut di kali atau sungai kecil Brasa, Dekai.

Penyerangan terjadi di kamp PT Pentagon Terang Asli, Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Dia mengatakan senjata api milik korban yang dibawa kabur adalah senjata laras panjang jenis SS2 V1 kaliber 5,56 beserta magasinnya.

Pada Rabu (19/5), Dansat Brimob dan Dirkrimum Polda Papua ditugaskan ke Dekai untuk menangani kasus tersebut. Irjen Fakhiri mengatakan hingga kini belum diketahui kelompok mana yang menyerang dan merampas senjata api kedua prajurit itu.


Danrem 172/PWY Jayapura Brigjen TNI Izak Pangemanan secara terpisah kepada Antara menyatakan Yonif Linud 432 Kostrad tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan).

Jenazah kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Dekai dan dijadwalkan pada Rabu (19/5) dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan penerbangan Wings Air, kata Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Simak juga 'TNI-Polri Gerebek Honai yang Diduga Lokasi Persembunyian KKB':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)