Milosevic Kena Serangan Jantung

Milosevic Kena Serangan Jantung

- detikNews
Senin, 13 Mar 2006 09:16 WIB
Jakarta - Hasil otopsi terhadap jenazah Slobodan Milosevic menunjukkan bahwa penjahat perang itu mengalami serangan jantung. Penyakit itulah yang menyebabkan mantan Presiden Yugoslavia itu menghembuskan nafas terakhir di sel penjaranya.Demikian disampaikan Pengadilan Kejahatan Internasional menguti hasil temuan awal para ahli patologi Belanda. Para ahli tersebut telah melakukan otopsi yang memakan waktu hampir 8 jam terhadap Milosevic.Pengadilan mengatakan, para ahli Belanda itu telah memastikan bahwa penyebab kematian Milosevic adalah karena serangan jantung. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (13/3/2006).Milosevic ditemukan tewas di selnya di kompleks penjara Belanda di Scheveningen pada Sabtu (11/3/2006) pagi waktu setempat. Berbagai rumor beredar seputar kematian pria berusia 64 tahun itu. Ada yang menyebut Milosevic kemungkinan diracun atau bunuh diri.Seorang juru bicara pengadilan PBB mengatakan, terlalu dini untuk memastikan apakah racun telah menimbulkan serangan jantung pada Milosevic. Laporan akhir otopsi baru akan dirilis pada beberapa hari mendatang.Sebelumnya, ketua penuntut PBB Carla Del Ponte menegaskan, klaim bahwa Milosevic melakukan bunuh diri ataupun diracun hanyalah rumor belaka. Kematian Milosevic berarti tidak akan pernah ada putusan pengadilan atas kejahatan-kejahatan yang dituduhkan padanya. Selama lebih dari empat tahun ini Milosevic menjalani persidangan atas 66 tuduhan kejahatan perang dan pembunuhan massal di Kroasia, Bosnia dan Kosovo selama perpecahan Yugoslavia pada tahun 1990-an. (ita/)


Berita Terkait