Hendak ke Jawa, Pemudik dari Sumatera Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

M Iqbal - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 13:29 WIB
Terminal Kampung Rambutan kembali beroperasi setelah sempat ditutup karena aturan larangan mudik 2021. Kini terminal di Jakarta Timur itu kembali ramai pemudik.
Foto: Ilustrasi pemudik (Rengga Sancaya/detikcom)
Lampung Selatan -

Larangan mudik resmi berakhir. Pemudik asal Sumatera mulai memadati Pelabuhan Bakauheni untuk kembali ke Pulau Jawa.

"Untuk arus balik di Bakau, pantauan sekarang ini yang ramai di loket penumpang dan kendaraan roda dua. Kalau untuk mobil masih landai, satu, dua lah. Arus balik mulai ramai dari semalam sampai pagi tadi (pukul 11.00 WIB) masih ramai," kata Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Saiful menuturkan kondisi Pelabuhan Bakauheni mulai dipenuhi pemudik pada Senin (17/5) malam sebelum pukul 24.00 WIB. Keramaian di Pelabuhan Bakauheni didominasi penumpang pejalan kaki dan sepeda motor.

Antrean penumpang di Pelabuhan Bakauheni, kata Saiful, salah satunya diakibatkan oleh kewajiban penumpang untuk menjalani rapid test antigen sebelum naik ke kapal. Jika hasil nonreaktif, lanjutnya, penumpang diperbolehkan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

"Kenapa terjadi lumayan cukup ada keramaian karena itu tadi, kan mereka harus rapid antigen dulu. Karena mereka wajib rapid kalau hasilnya negatif mereka bisa berangkat, kalau tidak mereka akan putar balik," kata dia.

Selain itu, pihaknya memperkirakan para pemudik sengaja melakukan perjalanan seusai larangan mudik berakhir. Hal ini, menurutnya, untuk menghindari penyekatan pemudik yang berlangsung sejak 6 hingga 17 Mei kemarin.

"Kenapa bisa ramai? Mungkin itu tadi, jam 12 malam kan sudah nggak berlaku lagi tuh penyekatan perjalanan. Semalam pas sudah mau jam 12 itu pada datang motor kayak konvoi. Nggak ada pemeriksaan makanya mereka pada datang kan gitu. Kan sudah berakhir tanggal 17 kan, jadi mereka melakukan perjalanan," ujarnya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan mengoperasikan 7 dermaga dan 29 kapal agar tak terjadi penumpukan penumpang di dalam area pelabuhan.

Simak video 'Pulang Mudik, Jangan Lupa Karantina Mandiri!':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)