Bertambah! Laporan terhadap Azis Syamsuddin di MKD DPR Jadi 5

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 15:40 WIB
Azis Syamsuddin.
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akan menggelar rapat pleno menyangkut laporan terhadap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang terseret pusaran kasus suap penyidik KPK dari Polri AKP Stephanus Robin Patuju. Ketua MKD DPR RI Habib Aboebakar Alhabsy menyebut laporan terhadap Azis bertambah menjadi lima.

"Jadi di MKD kita sepakat esok ya kita ingin rapat pleno jadi antara pimpinan dengan seluruh anggota MKD berarti 17 orang ingin membahas apa langkah-langkah kita untuk masalah Azis Syamsuddin," kata Aboebakar di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Laporan terhadap Azis Syamsuddin terkait masuk pusaran suap penyidik KPK sebelumnya berjumlah tiga, tapi kini bertambah. Aboebakar menyebut MKD DPR memproses lima laporan masuk tersebut.

"Kedua, laporan masuk ini sudah menambah. Sudah sampai 5, ini pastinya di staf ahli sudah melakukan klarifikasi ya lembaga-lembaga yang memberikan pengaduan dan kita akan cek kebenarannya, lembaganya, siapanya dan bagaimana, data-datanya, semua yang clear kita follow up, yang nggak kita buang," ujarnya.

Aboebakar menegaskan agenda MKD DPR RI besok hanya menggelar rapat pleno untuk menentukan langkah selanjutnya terkait laporan terhadap Azis Syamsuddin. Setiap laporan, menurut Aboebakar, memakan waktu 14 hari untuk klarifikasi dan pengecekan.

"Esok akan kita bahas, jadi besok itu bukan memanggil Pak Azis ingat saya katakan. Kita hanya baru sampai tingkat membahas rapat pleno ingin ambil langkah apa dari laporan tersebut," ucap Sekjen DPP PKS ini.

Apakah MKD DPR RI juga menunggu langkah KPK? Aboebakar menyebut MKD DPR hanya memberikan sanksi bagi anggota Dewan yang terkena masalah etik.

"Itu juga bagian dari pada salah satu kerja MKD. Sebab, kita kan intinya adalah mengklarifikasi, memberikan punishment and reward kita kepada anggota yang perlu kita perhatikan. Paling tidak punishment-nya ya kalau ada masalah-masalah yang dilaporkan menyangkut etik," imbuhnya.

Azis Syamsuddin sebelumnya tidak memenuhi panggilan pertama dari penyidik KPK. Azis Syamsuddin mengaku sedang ada kegiatan lain.

"Informasi yang kami terima, yang bersangkutan hari ini konfirmasi secara tertulis bahwa yang bersangkutan tidak bisa hadir memenuhi panggilan karena masih ada agenda kegiatan yang dilakukan," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (7/5).

"Untuk itu, KPK akan kembali memanggil yang bersangkutan dan mengenai waktunya akan kami informasikan lebih lanjut," imbuhnya.

detikcom sudah berupaya menghubungi Azis Syamsuddin melalui pesan singkat. Namun Azis belum memberikan keterangan terkait aduan ke MKD DPR RI ini.

(rfs/gbr)